Pesisir Barat – Personil Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Pesisir Barat bersama Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Pesisir Utara, TNI Dan BNPB, melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan Korban Tenggelam di kawasan Pantai Sayar Pekon Kota Karang Kecamatan Pesisir Utara Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Pencarian dilaksanakan menyusul laporan hilangnya seorang warga bernama Mulhakim (55) tahun warga Pekon Kerbang langgar kecamatan Pesisir Utara. Kamis (15-10-2026).
Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H yang diwakilkan Kasat Polairud Polres Pesisir Barat AKP Heru Prasetyo, S.T saat di wawancarai awak media membenarkan kejadian tersebut ” Kami menerima laporan telah terjadinya korban Tenggelam di Pantai Sayar di Pekon kota karang kec. Pesisir Utara pada hari kamis 15 oktober 2026 Pukul : 11.00 WIB, Atas laporan tersebut Sat Polairud kemudian memberangkatkan personil Sat Polairud menuju ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan” ujar kasat Polairud AKP Heru Prasetyo, S.T,.

Kasat Polairud AKP Heru Prasetyo S.T, juga mengungkapkan bahwa dalam pencarian korban itu terdapat beberapa unsur yang terlibat antara lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, Polsek Pesisir Utara yang dipimpin langsung Kapolsek Iptu Dr.Sutomo,S.Kep,M.M., TNI dan masyarakat sekitar.
Kasat Polairud AKP Heru Prasetyo S.T juga menjelaskan, Saksi mata kejadian bernama Yolanda saputra sempat melihat korban Mulhakim pulang kerumah dari berkerja membersihkan rumput di Way Lunik pinggir Pantai Sayar. Tidak lama kemudian, ia melihat korban Mulhakim menuju laut Sayar yg berjarak kurang lebih 200 meter dari rumahnya. Korban Mulhakim terlihat menuju ketengah laut dengan berjalan diatas batu karang dan tak berselang lama Korban Mulhakim diduga terseret ombak ” jelas kasat AKP Heru Prasetyo.
” Saksi mata Yolanda juga sempat melihat korban Mulhakim melambaikan tangan seperti meminta tolong. Dikarenakan ombak laut yg besar saksi mata Yolanda tidak berani mendekat dan memberikan pertolongan ” imbuh kasat Polairud AKP Heru Prasetyo saat dimintai keterangan pada Kamis 15 Oktober 2026.
Kasat AKP Heru Prasetyo S.T juga menyampaikan beberapa ciri ciri pakaian korban Mulhakim saat tenggelam, :
- Menggunakan kaos lengan pendek warna hitam
- celana pendek warna hitam
- sepatu pul warna hitam
Kasat Polairud AKP Heru Prasetyo S.T juga menghimbau kepada seluruh warga, nelayan, dan wisatawan untuk selalu waspada saat beraktivitas di seputar Pantai dan Laut, Segera naik ke daratan jika cuaca mulai memburuk, angin kencang, atau ombak mulai membesar ” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, Sat Polairud Polres Pesisir Barat bersama unsur terkait telah melakukan upaya pencarian secara maksimal dan proses pencarian masih terus akan dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


