CIANJUR – Suasana di SDN Cimacan 1, Kampung Pasar Lama, Desa Palasari, siang itu terasa berbeda dari biasanya. Rabu (21/01/2026) menjadi hari yang penuh haru sekaligus bahagia bagi ratusan wali murid dan siswa. Kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Lukmanul Hakim, membawa angin segar melalui penyaluran beasiswa PIP Aspirasi yang dinilai menjadi “jembatan harapan” bagi pendidikan di wilayah tersebut.
Bukan sekadar kunjungan kerja, kehadiran legislator dari Fraksi Partai Golkar ini menjadi bukti nyata kolaborasi harmonis antara wakil rakyat, pemerintah desa, dan institusi pendidikan dalam menjaga mimpi anak-anak bangsa.
Sebagai sosok di balik terealisasinya beasiswa ini, Lukmanul Hakim tampak membaur dengan para orang tua siswa. Baginya, pendidikan adalah harga mati yang tidak boleh terhenti karena kendala biaya. Sebanyak 569 siswa SDN Cimacan 1 kini bisa bernapas lega dengan kepastian bantuan ini.
“Melihat senyum anak-anak dan orang tua hari ini adalah kebahagiaan yang tak ternilai. PIP Aspirasi ini merupakan ikhtiar kami untuk memastikan tidak ada lagi anak di Cianjur yang terpaksa berhenti bermimpi hanya karena biaya. Kita ingin menekan angka putus sekolah serendah mungkin,” ujar Lukmanul Hakim dengan nada penuh empati.
Sikap proaktif Lukmanul Hakim disambut hangat oleh Kepala Desa Palasari, H.M. Ridwan, dan Kepala Sekolah SDN Cimacan 1, Ernawati, S.Pd. Ketiganya tampak kompak mendampingi proses penyaluran, menunjukkan sinergi kepemimpinan yang berorientasi pada rakyat.
Ernawati tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Sebagai ujung tombak di sekolah, ia tahu betul perjuangan para orang tua demi menyekolahkan anak-anak mereka.
“Terima kasih Pak Lukman. Bantuan ini sangat berarti. Ini bukan sekadar uang, tapi motivasi bagi siswa kami untuk terus belajar lebih giat lagi,” ungkap Ernawati.
Senada dengan itu, Kades Palasari H.M. Ridwan menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawal program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Kami berterima kasih atas kepedulian Pak Lukman. Sinergi ini akan terus kita jaga. Bahkan, kami sudah melangkah lebih jauh dengan mengajukan program serupa untuk siswa SMPN 2 Cipanas tahun depan. Kami ingin semua warga Palasari mendapatkan akses pendidikan yang layak,” tegas Kades Ridwan.
Kesan mendalam juga dirasakan oleh Ibu Ririn (45). Dengan mata berkaca-kaca, ia bercerita bagaimana bantuan ini datang di saat yang tepat.
“Anak saya sudah kelas tiga, dan baru kali ini merasakan bantuan PIP berkat perjuangan Pak Dewan Lukman. Terima kasih sudah mendengarkan suara kami, rakyat kecil yang ingin anaknya tetap sekolah,” ucapnya haru.
Acara yang berlangsung khidmat di Kp. Pasar Lama ini ditutup dengan harapan besar: bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara anggota dewan yang responsif, kepala desa yang visioner, dan kepala sekolah yang berdedikasi, masa depan pendidikan di Cianjur akan tetap menyala terang di tengah segala keterbatasan.***
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



