Home / Peristiwa / Pekerjaan Hotmix Jalan di Desa Sukamaju Diduga Menyimpang dari Aturan Penggunaan Dana Desa Tahap II 2025

Pekerjaan Hotmix Jalan di Desa Sukamaju Diduga Menyimpang dari Aturan Penggunaan Dana Desa Tahap II 2025

armedia.news | Purwakarta, Jabar

Penggunaan Dana Desa di Desa Sukamaju Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, menuai sorotan tajam.

Salah satu warga yang tidak mau di sebutkan mengatakan bahwa dalam Proyek Pembangunan jalan Hotmix di lokasi RT.11/04 yang dibiayai dari Dana Desa Tahap II,diduga tidak dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

ia mengatakan kembali dalam pekerjaan tersebut Hotmix sangat tipis sekali,diduga asal jadi,hal tersebut hampir menuai demo di kalangan masyarakat ujarnya

Berdasarkan hasil investigasi tim media di lapangan, terdapat indikasi kuat bahwa pelaksanaan proyek ini telah melanggar prinsip swakelola yang diatur dalam berbagai regulasi.

Seperti yang tertuang dalam undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49/PMK.07/2016 dan 50/PMK.07/2017, Penggunaan Dana Desa harus di prioritaskan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dengan mengutamakan sumber daya lokal serta pelaksanaan secara swakelola.

Artinya, Proyek Proyek yang di danai oleh Dana Desa seharusnya di kerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa dengan memanfaatkan tenaga dan keterampilan warga setempat, bukan oleh pihak ketiga atau kontraktor.

Namun,fakta di lapangan menunjukkan bahwa pekerjaan jalan Hotmix desa Sukamaju Diduga telah di serahkan kepada pihak ketiga.

Dalam wawancara dengan salah satu warga setempat dan para staf desa,TPK sukamaju, terungkap saat di konfirmasi dan menyodorkan nomor pemborong apabila ada yang ingin di konfirmasi lebih jelas hubungi nomor pemborong nya yang sudah tertera di amplop.

Baca juga :  Dandim Tinjau Sasaran TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim 0732/Sleman di Pakem

Akhirnya,awak media mencoba konfirmasi melalui nomor WhatsApp Dalam isi chat awak media ini ke pemborong pak maaf mau tanya pekerjaan desa sukamaju RW.3 RT.1 ,dibalas chat oleh Enjang dengan isi balasan siap kang dan di lanjut chat d kintun we nya.

Akhirnya awak media membalas : maksud bagaimana bos?..
Kita mohon waktu mau konfirmasi mengenai pengaspalan yang di kerjakan oleh bos ?
Sampai saat ini belum ada balasan dari pemborong tersebut Senin 12/8/2025

Diki Hermawan selaku
,kaur perencanaan di dampingi para staff desa mengatakan bahwa pekerjaan oleh pemborong bernama enjang dalam mekanisme lebih jelasnya sama Kepala Desa Sukamaju. Dan yang di lapangan Ati wartawan. Dan kita juga bigung dengan Ati kalau di tanya mengenai pekerjaan malah marah ke kita sebagai Aparatur desa ungkapnya

Koswara kepala Seksi Kesejahteraan juga
TPK desa Sukamaju mengatakan bahwa pekerjaan itu di pihak ketiga, karena ada perjanjian oleh kepala desa dan sampai sekarang kita belum di kasih tahu perjanjian tersebut pak. Pekerjaan ada dua lokasi tapi yang satu belum di kerjakan ujar TPK.

Baca juga :  Pemkot Resmikan Braga Beken Legenda Kota Bandung

Dari hasil pantauan awak media ini,ada dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek, menemukan indikasi bahwa ketebalan jalan Hotmix yang dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Pekerjaan ini diduga kuat dilakukan dengan asal jadi,atau di kerjakan setengah hati yang tentunya berpotensi merugikan masyarakat desa yang seharusnya merasakan manfaat langsung dari Dana Desa.

Sementara,Kasus ini memicu ke khawatiran akan adanya penyalahgunaan Dana Desa yang seharusnya menjadi tulang punggung dalam percepatan pembangunan dan pemberdayaan di desa.

Sedangkan, Masyarakat Desa Sukamaju berharap pihak berwenang segera melakukan penyelidikan mendalam dan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran dalam penggunaan Dana Desa

Sampai berita ini diterbitkan oleh Redaksi kades Sukamaju agus dan camat sukatani serta inspektorat purwakarta yang bersangkutan belum belum di Konfirmasi “.

Bersambung Edisi berikut nya….!!!( Tim KWCP )

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tag:

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler