Home / Hukum / Pengemudi Vellfire Pukuli Petugas SPBU

Pengemudi Vellfire Pukuli Petugas SPBU

armedia.news | Jakarta – Pengemudi Vellfire pukuli petugas SPBU setelah ditolak mengisi Pertalite di sebuah stasiun pengisian bahan bakar di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. Insiden ini viral di media sosial dan memicu perhatian publik karena pelaku memaksa mengisi BBM subsidi meski mobil mewah tersebut seharusnya menggunakan BBM beroktan tinggi.

Peristiwa bermula ketika petugas meminta pelaku melakukan pemindaian barcode sesuai prosedur pengisian Pertalite. Namun hasil pencocokan barcode tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan sehingga pengisian tidak dapat dilakukan. Penolakan tersebut membuat pelaku marah dan langsung memukul wajah petugas SPBU.

Baca juga :  Cangkul dan Celana Barang Bukti Baru Kepolisian untuk Memperdalam Proses Penyidikan

Setelah melakukan pemukulan, pelaku sempat kembali ke dalam mobil sebelum keluar lagi sambil membawa sebuah tas dan kembali mendekati petugas. Aksi agresif ini terekam CCTV dan menyebar luas di media sosial.

Pihak kepolisian kemudian mengamankan pelaku. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pelaku bukan anggota aparat seperti yang sempat diakuinya, melainkan seorang wiraswasta. Polisi juga mengungkap bahwa pelat nomor kendaraan yang digunakan adalah palsu.

Dalam video yang diunggah akun resmi Polsek Duren Sawit, pelaku mengaku membawa “mobil jenderal” agar bisa mengisi Pertalite. Padahal Toyota Vellfire merupakan kendaraan yang direkomendasikan menggunakan BBM minimal RON 91 ke atas, bukan BBM subsidi seperti Pertalite.

Baca juga :  Polrestabes Surabaya Amankan Pemuda Anggota Genk Antagonis

Kasus ini kini ditangani kepolisian, sementara petugas SPBU yang menjadi korban telah mendapatkan perlindungan. Insiden tersebut kembali menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan penggunaan BBM subsidi serta keselamatan petugas layanan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tag:

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler