Home / Productivity / Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gandeng BPPSDMP Kementan, 1.280 Bibit Tanaman Disalurkan untuk Petani Mekarjaya

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gandeng BPPSDMP Kementan, 1.280 Bibit Tanaman Disalurkan untuk Petani Mekarjaya

Bukan Cuma Bangun Jalan! Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Dorong Ketahanan Pangan, 1.280 Bibit Tanaman Disiapkan unt

SUKABUMI – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi terus mendorong pembangunan desa yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Tak hanya berfokus pada infrastruktur, Satgas TMMD juga menggerakkan sektor pertanian melalui penyuluhan dan kolaborasi bersama BPPSDMP Kementerian Pertanian RI serta Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penyuluhan pertanian dan fasilitasi bantuan sebanyak 1.280 bibit tanaman untuk tiga kelompok tani di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Aang Eso Suwarso, S.Pi., Penyuluh Pertanian Madya KJF KTK CWS Kabupaten Sukabumi dari BPPSDMP Kementerian Pertanian RI. Turut hadir Kepala Desa Mekarjaya Wida Yunita dan Kepala UPTD Pertanian Wilayah Jampangkulon, Yayat Sudrajat, S.P.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ke-130 berupaya memperkuat semangat petani dalam mengolah lahan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan membuka peluang pemanfaatan lahan yang belum optimal.

Satgas TMMD dan Penyuluh Pertanian Bangkitkan Semangat Petani

Dalam penyuluhan tersebut, Aang Eso Suwarso menegaskan pentingnya kedaulatan pangan sebagai salah satu fondasi kemandirian masyarakat dan bangsa.

Menurutnya, pangan bukan hanya kebutuhan sehari-hari, melainkan juga berkaitan dengan kesehatan, kualitas sumber daya manusia, perekonomian keluarga, dan ketahanan sosial masyarakat.

Indonesia memiliki beragam potensi sumber pangan, mulai dari padi, jagung, singkong, ubi, sayuran, buah-buahan hingga komoditas pertanian lainnya. Potensi itu perlu dikelola secara optimal agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Namun, petani di wilayah pedesaan masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan lahan, modal usaha, dan akses terhadap sarana produksi pertanian.

Aang menjelaskan bahwa petani dapat mengakses berbagai program dukungan pemerintah, termasuk bantuan benih tanaman pangan, sesuai program, persyaratan, dan mekanisme yang berlaku.

Baca juga :  Upaya mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan

“Pemerintah menyiapkan benih untuk para petani, baik padi, jagung, maupun tanaman pangan lainnya. Yang terpenting, petani memiliki kemauan untuk mengembangkan pertanian dan tergabung dalam kelompok tani,” ujar Aang.

Ia menjelaskan, keberadaan kelompok tani dapat membantu petani memperoleh informasi dan mengakses program bantuan pemerintah, termasuk pupuk bersubsidi sesuai ketentuan.

Apresiasi Peran Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi

Aang juga mengapresiasi keterlibatan TNI melalui program TMMD yang dinilainya dapat menjadi motivator bagi masyarakat untuk meningkatkan kegiatan pertanian.

Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD dapat mendorong masyarakat agar lebih bersemangat mengembangkan budidaya pertanian, terutama di wilayah yang masih memiliki lahan potensial untuk diolah.

“Dengan adanya TMMD ini, TNI bisa menggerakkan para petani untuk lebih berkarya dan bersemangat menghasilkan pangan. Gerakan TNI ini memberikan motivasi kepada masyarakat untuk semakin giat melakukan budi daya pertanian,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti peluang pemanfaatan lahan yang belum produktif agar dapat dikembangkan menjadi sumber pangan sekaligus penunjang perekonomian masyarakat.

Sinergi antara Satgas TMMD, penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan kelompok tani diharapkan mampu memperluas informasi mengenai program pertanian serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sektor pangan.

1.280 Bibit Tanaman untuk Tiga Kelompok Tani

Dukungan terhadap pengembangan pertanian di Desa Mekarjaya turut diwujudkan melalui fasilitasi bantuan 1.280 bibit tanaman oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi tiga kelompok tani, yakni Kelompok Tani Mandiri, Kelompok Tani Mulya Tani, dan Kelompok Tani Bany Mulya.

Adapun rincian bibit tanaman yang difasilitasi meliputi:

  1. Bawang daun: 200 batang
  2. Cabai: 200 batang
  3. Durian: 20 pohon
  4. Jahe: 200 batang
  5. Jeruk Santang: 20 pohon
  6. Kunyit: 200 batang
  7. Lengkeng: 20 pohon
  8. Mangga: 20 pohon
  9. Terong ungu: 200 batang
  10. Tomat: 200 batang
Baca juga :  HUT TNI Ke-79, DANLANAL BANYUWANGI TERIMA SURPRISE DARI KAPOLRESTA BANYUWANGI.

Total: 1.280 batang dan pohon.

Bantuan tersebut mencakup beragam komoditas hortikultura, tanaman rempah, dan tanaman buah. Pengembangannya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan petani.

Melalui pemanfaatan bibit sesuai kondisi lahan dan kebutuhan budidaya, kelompok tani diharapkan mampu mengembangkan kegiatan pertanian secara berkelanjutan.

TMMD Bukan Sekadar Infrastruktur, tetapi Juga Pemberdayaan

Aang menambahkan, program TMMD dapat menjadi sarana untuk menyampaikan informasi mengenai berbagai dukungan pemerintah di bidang pertanian kepada masyarakat pedesaan.

Dengan demikian, petani diharapkan semakin memahami peluang program yang dapat diakses serta pentingnya mengembangkan usaha tani melalui kelompok tani.

Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa pembangunan desa membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Satgas TMMD berperan mendorong partisipasi masyarakat, penyuluh pertanian memperkuat pengetahuan budidaya, sedangkan pemerintah daerah memfasilitasi dukungan sesuai program yang tersedia.

Melalui TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, penguatan ketahanan pangan di Desa Mekarjaya diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan dan bantuan bibit, tetapi berlanjut pada pemanfaatan lahan, perawatan tanaman, dan pengembangan hasil pertanian.

Dari pembangunan infrastruktur hingga penguatan pertanian, TMMD menjadi bagian dari upaya membangun desa yang lebih produktif. Sebab, ketahanan pangan berawal dari petani yang berdaya, lahan yang dimanfaatkan, dan kerja sama yang berkelanjutan.

Redaksi: Mia Marliani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler

error: Content is protected !!