armedia.news | Menjelang Lebaran 2025, tradisi menukar uang baru untuk dibagikan kepada sanak saudara kembali menjadi perhatian masyarakat. Namun, warga Kebumen menghadapi kendala dalam mengakses situs resmi Bank Indonesia, pintar.bi.go.id, yang digunakan untuk memesan penukaran uang baru secara daring.
Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mengakses situs tersebut, terutama pada jam-jam awal pembukaan pendaftaran. Lonjakan trafik yang tinggi diduga menjadi penyebab utama lambatnya akses, bahkan beberapa pengguna melaporkan situs mengalami error. “Hari terakhir malah susah akses. Takut nggak dapat uang barunya,” ujar salah satu warga Kebumen.
Bank Indonesia sebelumnya telah mengantisipasi lonjakan ini dengan membagi jadwal pendaftaran ke dalam beberapa tahap. Namun, kendala teknis tetap terjadi, terutama di wilayah dengan jaringan internet yang kurang stabil. Sebagai solusi, BI menyarankan masyarakat untuk mencoba mengakses situs di luar jam sibuk, seperti setelah pukul 10 pagi atau sore hari.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan penukaran uang baru dapat ditemukan di situs resmi Bank Indonesia.
Dengan adanya kendala ini, diharapkan pihak terkait dapat segera memberikan solusi agar masyarakat, khususnya di Kebumen, dapat menikmati layanan penukaran uang baru dengan lebih mudah dan lancar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



