Home / Peristiwa / 13 Kecamatan di Kab. Bandung Dihantam Banjir & Puting Beliung, KDS Turun Langsung Siapkan Rp. 3 Miliar

13 Kecamatan di Kab. Bandung Dihantam Banjir & Puting Beliung, KDS Turun Langsung Siapkan Rp. 3 Miliar

Armedia.new/https KABUPATEN BANDUNG.

Bupati Bandung Dadang Supriatna gerak cepat turun langsung meninjau lokasi banjir dan permukiman terdampak angin puting beliung di enam kecamatan, Senin (13/4/2026). Sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Bandung tercatat terdampak dua bencana tersebut.

KDS, sapaan akrab Bupati, memonitor lokasi bencana di Kecamatan Banjaran, Arjasari, Pameungpeuk, Ciparay, Solokanjeruk, dan Sapan Bojongsoang. Ia didampingi jajaran perangkat daerah, TNI, Polri, Forkopimcam, dan kepala desa setempat. Di lokasi, KDS menyapa warga terdampak dan mendoakan agar diberi kesehatan serta keselamatan.

“Ada 13 kecamatan terdampak banjir dan puting beliung,” ujar KDS saat meninjau banjir di Kampung Sapan, Desa Bojongemas, Kecamatan Solokanjeruk.

KDS merinci, wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Rancaekek, Katapang, dan Margahayu. Sementara puting beliung menerjang Kecamatan Rancaekek, Arjasari, Katapang, Dayeuhkolot, Baleendah, Kertasari, dan Pacet. Ia menambahkan, longsor dan banjir bandang juga sempat terjadi di Pacet dan Kertasari usai hujan deras.

Baca juga :  Terobosan Bupati Bandung, Percepat dan Permudah Serah Terima PSU Perumahan

Saat ini Pemkab Bandung tengah melakukan asesmen jumlah rumah rusak akibat puting beliung serta dampak tanggul jebol di tiga kecamatan, yaitu Margahayu, Rancaekek, dan Solokanjeruk. “Kita kemarin dapat data 63 rumah terdampak, langsung kita perbaiki,” tegas KDS.

KDS memastikan rumah yang rusak hingga tidak layak huni akibat puting beliung akan masuk program rutilahu atau perbaikan rumah tidak layak huni. Untuk kerusakan menengah ke atas, Pemkab menyiapkan bantuan kebencanaan. “Anggaran yang kita siapkan sebesar Rp3 miliar untuk penanganan kebencanaan,” katanya.

Baca juga :  Amankan Event MotoGP, Polda NTB Gelar Ops Mandalika Gatari 2024

Terkait banjir, KDS mengaku telah melaporkan kondisi ke Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS Citarum), Kementerian Pekerjaan Umum, dan Gubernur Jawa Barat. Untuk tanggul jebol yang berdampak ke permukiman, perbaikan yang terjangkau APBD akan langsung dikerjakan.

“Tetapi untuk secara permanen harus ada intervensi dari pemerintah pusat untuk penahannya,” tutup KDS.

**Red : Mia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tag:

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler