Home / Berita Utama / Daerah / JABAR / Akselerasi Ekonomi Jawa Barat, BPD HIPMI Jabar Lantik 9 Badan Semi Otonom Baru

Akselerasi Ekonomi Jawa Barat, BPD HIPMI Jabar Lantik 9 Badan Semi Otonom Baru

BANDUNG – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Jawa Barat resmi melantik jajaran pengurus Badan Semi Otonom (BSO) pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Acara yang berlangsung di Gedung DPRD Jawa Barat ini menjadi momentum penting dalam memperluas jangkauan organisasi di berbagai sektor strategis.​Dalam pelantikan tersebut, terdapat sembilan bidang BSO yang dikukuhkan, antara lain: HIPMI Syariah, HIPMI Tek, HIPMI Institut, HIPMI Kajian Strategis, HIPMI Kuliner, HIPMI Otomotif, HIPMI PT (Perguruan Tinggi), HIPMI Padel, dan HIPMI Stock.​

Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat Radityo Egi Pratama menjelaskan bahwa pembentukan BSO ini bertujuan untuk mengakomodasi minat dan ruang spesifik anggota yang belum terserap sepenuhnya dalam kepengurusan utama.​”Dengan kehadiran BSO ini, diharapkan program kerja yang dihasilkan bisa lebih tajam dan tematik karena fokus pada bidangnya masing-masing. Setiap ketua BSO memiliki wewenang penuh untuk merekrut anggota dan mengakselerasi program ke depan,” ujarnya dalam sesi wawancara.

Baca juga :  Staf Ahli l Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Heri Suryanto, menghadiri pemilihan

​Proyeksi Ekonomi Jawa Barat 2026​Menanggapi kondisi ekonomi tahun 2026, HIPMI Jabar tetap optimistis meski dihadapkan pada tantangan pemotongan dana Transfer Ke Daerah (TKD) yang cukup signifikan. Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat diprediksi akan bergerak realistis di angka 2% hingga 3%.​Optimisme ini didorong oleh beberapa faktor internal, seperti:​Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan mampu menstimulasi perputaran ekonomi di tingkat bawah.​Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang hadir di setiap kabupaten/kota sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.​

Baca juga :  Anggota Kodim 0731/Kulon Progo Senam Bersama

Ketahanan UMKM, khususnya bagi pengusaha pemula dan berkembang yang menjadi pondasi utama ekonomi nasional.​Meski situasi geopolitik global sedang memanas, HIPMI Jabar menilai dampaknya terhadap ekonomi domestik tidak akan terlalu signifikan selama perdagangan internal dan sektor hilirisasi pangan serta jasa tetap terjaga. Melalui BSO yang baru dilantik, HIPMI berkomitmen untuk terus mengawal kedaulatan ekonomi bangsa melalui penguatan pengusaha muda di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler