Bandung – Direktur Consumer BRI Aris Hartanto mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap Program Pembiayaan Perumahan terus meningkat. Hingga 15 Juli 2026, BRI telah menyalurkan KPR senilai Rp48 miliar kepada 219 debitur di Kota Bandung dan sekitarnya.
Data tersebut disampaikan dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Bale Rame, Summarecon Bandung, Jalan Sentra Raya Selatan, Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.
Aris juga melaporkan secara nasional penyaluran pembiayaan perumahan BRI hingga 12 Juli 2026 telah mencapai Rp10,64 triliun.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa akses pembiayaan rumah yang mudah dan terjangkau sangat dibutuhkan.
“Kami siap mendukung target pemerintah dalam penyediaan tiga juta rumah. Ekosistem perumahan bukan hanya menyediakan hunian, tetapi juga menggerakkan UMKM, kontraktor, toko bangunan, dan perekonomian daerah,” ujarnya.
Sebagai bank dengan fokus pemberdayaan UMKM, BRI berkomitmen memperluas pembiayaan sektor perumahan agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah, BP Tapera, dan BRI diharapkan mampu mempercepat pemerataan kepemilikan rumah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor perumahan.
Redaksi: Mia
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



