SUKABUMI – Bidang Informasi dan Komuni(Infokom) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi tancap gas meningkatkan kapasitas kader melalui seminar jurnalistik dengan menghadirkan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Budi Setiawan, serta koresponden SCTV-Indosiar, Asep Didi.
Kegiatan yang digelar pada Minggu (25/10/2026) di Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Sukabumi, tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan komunikasi, publikasi, dan literasi informasi di tengah derasnya arus digital.
Kehadiran dua praktisi media itu memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih dekat dunia jurnalistik profesional, mulai dari proses mencari fakta di lapangan hingga menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bukan Sekadar Bisa Posting, Kader Dibekali Ilmu Jurnalistik
Seminar ini tidak hanya membahas cara menulis berita. Peserta juga mendapatkan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik pengumpulan informasi, wawancara, penulisan berita, proses peliputan, hingga pengambilan gambar untuk kebutuhan televisi dan platform digital.
Aspek verifikasi fakta dan penerapan Kode Etik Jurnalistik turut menjadi perhatian penting. Materi tersebut dinilai relevan di tengah maraknya informasi yang beredar cepat di media sosial, termasuk hoaks dan disinformasi yang berpotensi menyesatkan masyarakat.
Melalui pembekalan ini, peserta diharapkan mampu membedakan informasi yang valid dari kabar yang belum terverifikasi, sekaligus memahami pentingnya tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Panitia berharap kehadiran Ketua IJTI dan koresponden SCTV-Indosiar dapat memberikan gambaran nyata tentang profesionalisme jurnalis, termasuk kedisiplinan dalam mencari fakta, melakukan konfirmasi, dan menyajikan informasi berdasarkan data.
Darwain Sandy: Anggota Organisasi Harus Bertanggung Jawab Menyebarkan Informasi
Ketua Bidang Infokom MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi, Darwain Sandy, menegaskan bahwa kemampuan komunikasi dan pemahaman jurnalistik semakin penting bagi anggota organisasi, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
Menurutnya, media sosial bukan hanya menjadi sarana komunikasi dan publikasi, tetapi juga menuntut penggunanya untuk lebih bijak serta bertanggung jawab terhadap setiap informasi yang dibagikan.
Di tengah arus informasi yang bergerak cepat, anggota organisasi diharapkan tidak sekadar aktif bermedia sosial, tetapi juga mampu memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.
Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam seminar, yakni membangun budaya komunikasi yang mengutamakan fakta, menghindari informasi menyesatkan, dan menjunjung tinggi etika.
Perkuat Publikasi, Bangun Citra Positif Organisasi
Seminar jurnalistik ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan publikasi organisasi.
Dengan pemahaman jurnalistik yang lebih baik, Bidang Infokom MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Sukabumi berharap kader mampu menghasilkan materi publikasi yang informatif, menarik, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Kemampuan tersebut diharapkan dapat mendukung penyampaian kegiatan organisasi kepada masyarakat secara lebih profesional sekaligus membangun citra positif Pemuda Pancasila melalui komunikasi yang bertanggung jawab.
Kegiatan ini sekaligus membuka ruang sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan insan pers dalam mendorong terciptanya ekosistem informasi yang sehat, mencerdaskan masyarakat, serta menghormati kebebasan pers yang bertanggung jawab.
Melalui seminar ini, pesan yang ingin ditegaskan bukan sekadar pentingnya menguasai media, melainkan juga memahami tanggung jawab di balik setiap informasi. Sebab, di era digital, kecepatan menyebarkan berita harus berjalan beriringan dengan ketepatan fakta dan kepatuhan terhadap etika.
Redaksi: Mia Maeliani
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


