TIM WASEV ITJENAD TURUN KE SUKABUMI! Dandim 0622 Dampingi Peninjauan TMMD ke-130, Progres Pembangunan Tembus 85 Persen

SUKABUMI – Progres pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi telah mencapai sekitar 85 persen untuk sasaran fisik. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar kualitas, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad) turun langsung meninjau sejumlah lokasi pembangunan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/10/2026).

Kunjungan dipimpin Ketua Tim Wasev Itjenad, Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono, yang didampingi Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi sekaligus Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int.

Peninjauan ini menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai sasaran TMMD, mulai dari pembangunan jalan, sumur bor, fasilitas sanitasi, hingga rehabilitasi rumah warga, berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Progres Fisik Tembus 85 Persen, Jalan Sepanjang 2,2 Kilometer Dikebut

Rangkaian kegiatan diawali di Posko TMMD ke-130, Kampung Cikole, Desa Mekarjaya, sekitar pukul 09.57 WIB. Kedatangan Ketua Tim Wasev beserta rombongan disambut Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLV, unsur Forkopimda, Forkopimcam Ciemas, serta perwakilan instansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Agung Ariwibowo memaparkan perkembangan sasaran fisik dan nonfisik, dukungan anggaran, serta capaian pembangunan yang dilaksanakan melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Program TMMD ke-130 diawali dengan kegiatan Pra-TMMD pada 20 September hingga 11 Oktober 2026, sebelum resmi dibuka pada 13 Oktober 2026.

Salah satu sasaran utama adalah pengaspalan jalan penghubung Kampung Cikole menuju Kampung Bojonggadog sepanjang 2.200 meter dengan lebar 2,5 meter. Berdasarkan laporan yang dipaparkan, pengerjaan jalan tersebut telah mencapai progres 80 persen.

Selain jalan, program ini mencakup rehabilitasi posyandu, pembangunan lima titik sumur bor, pembangunan tiga unit MCK, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (Rutilahu), rehabilitasi jembatan, perbaikan sarana ibadah, penghijauan, serta penguatan ketahanan pangan.

Baca juga :  Perjuangan Wanita Bandung Melawan Gagal Ginjal Kronis Stadium 5

Untuk pembangunan sumur bor, satu titik telah selesai 100 persen, sedangkan empat titik lainnya mencapai progres 40 persen. Pembangunan MCK telah mencapai 70 persen dan rehabilitasi lima unit Rutilahu mencapai 80 persen.

Sementara itu, rehabilitasi jembatan dan program ketahanan pangan pada lahan seluas satu hektare dilaporkan telah mencapai 100 persen.

Secara keseluruhan, sasaran fisik TMMD ke-130 mencapai sekitar 85 persen, sedangkan sasaran nonfisik mencapai 50 persen.

Tim Wasev Tekankan Kualitas, Bukan Sekadar Kecepatan

Ketua Tim Wasev Itjenad, Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat dalam menyukseskan program TMMD ke-130 di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menekankan bahwa setiap sasaran harus dikerjakan sesuai rencana, ketentuan, dan standar kualitas yang telah ditetapkan.

“Laksanakan seluruh program sesuai dengan rencana dan ketentuan. Utamakan kualitas hasil pekerjaan, tingkatkan koordinasi dan kerja sama dengan semua pihak yang terlibat, serta optimalkan kegiatan nonfisik. Jadikan setiap temuan Tim Wasev sebagai bahan evaluasi dan perbaikan,” tegasnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh kecepatan penyelesaian pekerjaan, tetapi juga oleh mutu pembangunan dan manfaat jangka panjang yang dirasakan masyarakat.

Sumur Bor, Posyandu, hingga Rumah Warga Jadi Sasaran Peninjauan

Usai menerima paparan, Tim Wasev bersama Dansatgas TMMD meninjau langsung sejumlah lokasi pembangunan di Desa Mekarjaya.

Lokasi yang dikunjungi meliputi rehabilitasi posyandu di Kampung Sukadamai, pembangunan sumur bor di Kampung Cikiara, rehabilitasi masjid, pengaspalan jalan penghubung Kampung Cikole–Kampung Bojonggadog, rehabilitasi rumah tidak layak huni milik Herlan di Kampung Sukadamai, serta pembangunan sumur bor di Kampung Sukasirna.

Baca juga :  Koptu Adi Hidayat, Anggota Koramil 1307-05/Ratolindo, Melaksanakan Komsos dan Membantu Petani Perawatan Tanaman Padim

Peninjauan lapangan dilakukan untuk memeriksa perkembangan pekerjaan sekaligus mengevaluasi kesesuaian antara pelaksanaan dan perencanaan. Langkah ini juga menjadi upaya memastikan bahwa pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kolonel Inf Anjar Ari Wibowo, S.Sos., M.Si., selaku Kasiter Kasrem 061/SK, Letkol Arh Iwan Hermaya Purnawan, S.IP., Letkol Inf Edeng, Kapten Cpl Ngadiono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sukabumi Ahmad Samsul Bahri, perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa. Sekitar 500 orang menghadiri kegiatan tersebut.

Didukung Anggaran Rp1,338 Miliar

Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi didukung anggaran hibah APBD Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebesar Rp1 miliar serta dukungan anggaran TNI AD sebesar Rp338,3 juta.

Dukungan tersebut diarahkan untuk menunjang pelaksanaan berbagai sasaran pembangunan fisik dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Mekarjaya.

Melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat, TMMD diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang lebih baik sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Capaian pembangunan yang telah dilaporkan menjadi modal penting untuk menuntaskan sasaran program sesuai ketentuan. Namun, kualitas pekerjaan, ketepatan sasaran, dan keberlanjutan pemanfaatan fasilitas tetap menjadi hal utama yang perlu dijaga.

Dengan demikian, keberhasilan TMMD ke-130 tidak semata diukur dari panjang jalan yang diaspal atau jumlah fasilitas yang dibangun, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan warga serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan.

Seluruh rangkaian kunjungan kerja dan pengawasan evaluasi Tim Wasev Itjenad di wilayah TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Redaksi: Mia Marliani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler

error: Content is protected !!