Home / Berita Utama / Jawab Krisis Pendidikan di Cipanas, Lukmanul Hakim ‘Turun Gunung’ Gelontorkan Beasiswa PIP Aspirasi

Jawab Krisis Pendidikan di Cipanas, Lukmanul Hakim ‘Turun Gunung’ Gelontorkan Beasiswa PIP Aspirasi

CIANJUR (19/1/2026) – Di tengah urgensi menekan angka putus sekolah yang masih membayangi wilayah Kecamatan Cipanas, Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Partai Golkar, Lukmanul Hakim, mengambil langkah taktis. Melalui kunjungan kerja eksklusif ke Desa Batulawang, Legislator Komisi 1 Dapil 3 ini merealisasikan program strategis Program Indonesia Pintar (PIP) jalur Aspirasi Dewan.

SD Negeri Cikole yang terletak di pedalaman Desa Batulawang menjadi titik fokus intervensi pendidikan kali ini. Dalam agenda yang berlangsung Senin (19/1/2026), Lukmanul Hakim memastikan 180 siswa menerima hak pendidikan mereka melalui beasiswa tersebut.

Bukan sekadar seremonial, Lukmanul Hakim menegaskan bahwa penyaluran di SDN Cikole ini hanyalah permulaan dari grand design penuntasan masalah pendidikan di wilayah tersebut.

“Hari ini 180 siswa di SDN Cikole telah kami amankan pendidikannya lewat PIP Aspirasi. Namun, target besar kami untuk tahap satu di Desa Batulawang ini adalah menyasar 700 hingga 800 siswa,” tegas Lukmanul Hakim dalam keterangan resminya.

Baca juga :  Sejumlah Kepala Daerah Menemui Jokowi di Solo

Politisi Golkar ini menyoroti data lapangan yang menunjukkan tren kenaikan angka putus sekolah di Kecamatan Cipanas. Menurutnya, sebagai wakil rakyat, intervensi berupa beasiswa bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban mutlak.

“Kecamatan Cipanas memiliki tantangan besar dengan angka putus sekolah yang lumayan tinggi. Ini adalah tanggung jawab moral dan konstitusional saya. PIP Aspirasi ini adalah jawaban konkret kami untuk memastikan tidak ada lagi anak yang berhenti bermimpi karena kendala biaya,” paparnya.

Ia juga memberikan pesan emosional kepada para orang tua siswa yang hadir, meminta agar bantuan ini benar-benar dikonversi menjadi semangat belajar anak.

Jadi Barometer Kinerja Dewan
Langkah progresif. Lukmanul Hakim mendapat apresiasi tinggi dari pemangku kebijakan setempat. Kepala Desa Batulawang, H. Nanang, menyebut program yang dibawa H. Lukmanul Hakim ini menjadi “cetak biru” dan standar baru bagi kinerja anggota dewan terhadap konstituennya.

“Apa yang dilakukan Lukmanul Hakim adalah bukti nyata, bukan janji. Ini menjadi acuan dan contoh bagi dewan lainnya tentang bagaimana seharusnya aspirasi dikelola. Kami berharap kuota pendidikan ini terus ditambah sesuai arahan beliau untuk menolkan angka putus sekolah di desa kami,” ujar H. Nanang.

Baca juga :  Agus Flores: Kasus DWP Seharusnya Kapolda Metro Jaya Di Pecat

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Cikole, Wawan Nurdiansyah, S.Pd., SD., menyambut haru perhatian khusus yang diberikan kepada anak didiknya.

“Kehadiran Bapak Lukmanul Hakim membawa angin segar bagi masa depan siswa kami. Kepercayaan ini akan kami jaga, dan kami berdoa agar beliau terus diberi kekuatan untuk memperluas jangkauan manfaat ini ke sekolah-sekolah lain di Cipanas,” pungkasnya. (Red)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler