armedia.news | Puurau,– Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler IAIN Kendari 2025 Posko 48 Desa Puurau, Kecamatan Wawonii Tengah, Kabupaten Konawe Kepulauan, menggelar seminar Sekolah Pasar Modal dalam rangka program GIS BEI Mengajar. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara KKN IAIN Kendari dan Dinas Sosial, dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat pelosok terkait perbedaan investasi legal dan ilegal.
Pemateri pertama, Mahyun Halulanga, S.TP., dari Dinas Sosial, mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai seminar ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan literasi keuangan di daerah terpencil.
“Edukasi pasar modal sangat penting, apalagi bagi masyarakat pelosok. Mereka perlu memahami perbedaan investasi legal dan ilegal, serta mengenal instrumen yang diawasi OJK,” ujarnya.
Pemateri kedua, Arji Junar, selaku Duta Pasar Modal 2024 sekaligus Ketua KSPMS IAIN Kendari, juga menyampaikan pandangan positif.
“Kondisi masyarakat di sini memang membutuhkan pengetahuan tentang investasi yang aman. Kolaborasi seperti ini sangat tepat untuk mengedukasi mereka,” katanya.
Salah satu peserta seminar, Ferawati Halulanga, mengaku materi yang disampaikan relevan dengan situasi di desa dan mudah dipahami oleh masyarakat awam.
“Terima kasih kepada pemateri dari GIS BEI Mengajar dan IAIN Kendari yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan edukasi. Penjelasannya jelas dan bermanfaat,” tuturnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal dari peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Desa Puurau mengenai investasi, sehingga mereka mampu menghindari jebakan investasi ilegal dan mengambil keputusan yang bijak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



