Home / Berita Utama / Daerah / JABAR / Kodam III/Siliwangi Ajak HIPMI Jabar Jadi Kekuatan Strategis Nasional, Pengusaha Muda Didorong Perkuat Ketahanan Bangsa

Kodam III/Siliwangi Ajak HIPMI Jabar Jadi Kekuatan Strategis Nasional, Pengusaha Muda Didorong Perkuat Ketahanan Bangsa

BANDUNG — Kodam III/Siliwangi mendorong pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat untuk mengambil peran strategis dalam memperkuat ketahanan nasional melalui penguatan ekonomi, inovasi, dan wawasan kebangsaan.
Pesan tersebut disampaikan Inspektur Kodam (Irdam) III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Nurul Yakin saat mewakili Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (DIKLATDA) HIPMI Jawa Barat di Aula Daan Mogot, Pusdikif Bandung, Sabtu (9/5/2026).
Dalam pemaparannya bertajuk “Transformasi Peran Pengusaha dalam Sistem Pertahanan Semesta: dari Komponen Pendukung Menuju Kekuatan Strategis Nasional”, Brigjen TNI Nurul Yakin menegaskan bahwa pengusaha muda tidak hanya berperan sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga bagian penting dari kekuatan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Pengusaha muda Indonesia, khususnya di Jawa Barat, tidak boleh hanya menjadi pelaku ekonomi semata. Mereka harus mampu tampil sebagai kekuatan strategis nasional yang adaptif, inovatif, memiliki jiwa nasionalisme, serta mampu berkolaborasi demi menjaga stabilitas bangsa,” ujar Nurul Yakin.
Menurutnya, konsep pertahanan negara modern tidak lagi hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga membutuhkan dukungan ekonomi nasional yang kuat dan mandiri. Stabilitas keamanan dan pertumbuhan ekonomi disebut menjadi dua elemen yang saling berkaitan.
“Ekonomi yang kuat akan memperkuat pertahanan negara. Sebaliknya, stabilitas keamanan yang terjaga akan menciptakan ruang tumbuh bagi dunia usaha dan pembangunan ekonomi,” katanya.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak kehilangan identitas kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.
“Generasi muda harus memiliki disiplin, integritas, etika, serta wawasan kebangsaan yang kuat. Kemajuan teknologi dan globalisasi tidak boleh membuat kita kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.
Kegiatan DIKLATDA HIPMI Jawa Barat diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat dan turut dihadiri Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat Radityo Egi Pratama beserta jajaran pengurus HIPMI lainnya.
Selain penguatan kapasitas kewirausahaan dan kepemimpinan, forum tersebut juga membahas peluang kolaborasi strategis antara HIPMI Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Kerja sama yang didorong meliputi pemberdayaan UMKM melalui jaringan koperasi Kodam III/Siliwangi, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga kemitraan menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan wilayah.
Brigjen TNI Nurul Yakin menegaskan Kodam III/Siliwangi siap mendukung tumbuhnya ekosistem kewirausahaan yang sehat, kompetitif, dan nasionalis.
“Kami berharap lahir pengusaha-pengusaha muda yang bukan hanya sukses secara bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara. Pengusaha yang kuat dan nasionalis akan menjadi fondasi penting bagi ketahanan nasional Indonesia,” pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan dialog bersama narasumber terkait kewirausahaan, kebangsaan, dan kontribusi dunia usaha dalam mendukung pertahanan negara.

Baca juga :  DPUTR Purwakarta Tingkatkan Pelayanan Kualitas Rekontruksi Jalan Buana Indah - Cigelam

Red: Mia

Tag:

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler