Home / Edukasi / Mengangkat Tema “Renaissance Dan Transformasi” Pengurus PMII Kota Bandung Resmi Dilantik

Mengangkat Tema “Renaissance Dan Transformasi” Pengurus PMII Kota Bandung Resmi Dilantik

BANDUNG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Bandung masa khidmat 2025-2026 resmi dilantik pada Minggu (1/2/2026) malam di Teras Sunda Cibiru. Mengangkat tema “Renaissance PMII Kota Bandung: Relegitimasi dan Transformasi”, kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Wahyu Pratama berkomitmen membawa organisasi lebih progresif dalam mengawal isu-isu sosial di Kota Bandung.

Dalam sambutannya pasca pelantikan, Ketua PC PMII Kota Bandung, Wahyu Pratama, menekankan bahwa istilah “Renaissance” yang mereka usung merupakan simbol titik kebangkitan gerakan PMII agar lebih relevan dengan perkembangan zaman.”Kami ingin aktivitas organisasi ke depan lebih masif, progresif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kota Bandung adalah kota besar dengan kompleksitas masalah yang rumit, mulai dari modernitas hingga tingginya kelompok masyarakat urban,” ujar Wahyu.

Wahyu menyoroti bahwa selama ini banyak kelompok kepentingan di Bandung yang terlalu fokus pada isu politik dan pemerintahan, namun abai terhadap persoalan mendasar rakyat. PMII Kota Bandung berjanji akan hadir mengisi ruang tersebut melalui advokasi sosial yang lebih tajam.”Kami akan lebih masuk pada segmentasi isu-isu kerakyatan. Misal soal ekonomi kerakyatan atau nasib pedagang kaki lima yang digusur tanpa kepastian relokasi. Itulah orientasi gerakan kami ke depan,” tegasnya.

Baca juga :  Sekwan Tegaskan ASN dan Honorer Wajib Tingkatkan Kedisiplinan Berkantor.

Selain isu ekonomi, Wahyu juga memberikan perhatian khusus pada situasi pemerintahan di Kota Bandung yang belakangan diterpa isu korupsi. Menurutnya, ketidakpastian hukum di level birokrasi berpotensi menghambat pelayanan publik dan merugikan seluruh entitas masyarakat.”Kami menyayangkan jika urusan pemerintahan bergeser menjadi urusan pribadi. Ketika masalah di Pemkot terus menggantung tanpa kepastian hukum, yang jadi korban adalah masyarakat karena pelayanan terhambat,” tambahnya.Meski kritis, PC PMII Kota Bandung menyatakan keterbukaannya untuk bersinergi dengan seluruh stakeholder, termasuk Pemerintah Kota Bandung.

Baca juga :  Satu Desa, Seratus Perlindungan: Purwakarta Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja Informal

Wahyu menyebutkan bahwa potensi kolaborasi sangat besar mengingat banyaknya alumni PMII yang kini tersebar di wilayah legislatif maupun eksekutif.Acara pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum PB PMII M. Shofiyulloh Cokro, Ketua PKC PMII Jawa Barat Rusli Hermawan, serta Ketua KOPRI PC PMII Kota Bandung Fitri Nurlaeli. Meski Wali Kota Bandung berhalangan hadir karena agenda bersama Presiden, PMII berharap dapat segera beraudiensi untuk menyampaikan hasil kajian internal organisasi demi kemajuan kota.**pungkasnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler