CIAMIS – Empat puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Sebuah rentang waktu yang dipenuhi dengan jejak perjuangan, pengabdian, persaudaraan, dan pendidikan yang telah mengukir sejarah panjang Pondok Pesantren Miftahul Huda 2.Menandai tonggak sejarah penting tersebut, keluarga besar alumni, santri, asatidz, dan masyarakat berkumpul dalam momen istimewa Reuni Alumni Miftahul Huda 2 ke-40 yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 29 hingga 31 Mei 2026.

Perhelatan akbar ini tidak sekadar menjadi ajang nostalgia dan silaturahmi, tetapi juga menjadi simpul penguatan ukhuwah serta wujud kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat luas.Rangkaian Kegiatan: Dari Sportivitas hingga Seni IslamiKemeriahan acara sudah terasa sejak hari pertama melalui berbagai agenda yang dirancang untuk mempererat kebersamaan antar-angkatan.
Lomba Futsal HAMIDU Cup: Menjadi pembuka rangkaian acara yang menghadirkan semangat sportivitas, kebersamaan, dan kekompakan para alumni dari berbagai generasi.Pemotongan Hewan Qurban: Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas capaian 40 tahun ini, panitia menyelenggarakan pemotongan hewan qurban. Daging qurban tersebut kemudian didistribusikan agar keberkahan acara dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Festival Marawis Se-Jawa Barat: Suasana religi semakin kental dengan digelarnya festival seni islami ini. Lantunan shalawat dan tabuhan marawis dari berbagai daerah di Jawa Barat menggema, menyatukan hati dalam kecintaan kepada Rasulullah SAW.Bakti Sosial dan Solidaritas AlumniMembuktikan bahwa alumni Miftahul Huda 2 hadir untuk membawa manfaat, bidang sosial kemasyarakatan menjadi salah satu pilar utama dalam reuni kali ini. Kegiatan Khitanan Massal dan Donor Darah sukses digelar dengan antusiasme tinggi dari warga sekitar.

Tak kalah menarik, jalanan pun diwarnai oleh Konvoi HMMC (Hamidu Muda Motor Club). Konvoi ini menjadi simbol persatuan, soliditas, dan eratnya persaudaraan para alumni muda yang tetap terjaga kokoh hingga hari ini.”Reuni ini bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan manfaat nyata bagi sesama hari ini dan di masa depan.”Ziarah Akbar dan Puncak Acara Tabligh AkbarSebagai bentuk takzim dan penghormatan terhadap akar sejarah pesantren, rangkaian kegiatan spiritual dilaksanakan melalui Ziarah Akbar.

Seluruh peserta khusyuk mengenang jasa para masyayikh, pendiri, guru, dan tokoh-tokoh yang telah berjuang membesarkan Pondok Pesantren Miftahul Huda 2. Dari coretan sejarah merekalah, nilai-nilai perjuangan dan keikhlasan diwariskan kepada generasi penerus.Sebagai penutup sekaligus puncak acara, digelar Tabligh Akbar dan Tauzih. Acara puncak ini menghadirkan nasihat, motivasi, serta penguatan nilai-nilai keislaman agar seluruh alumni dan santri senantiasa istiqamah dalam perjuangan menuntut ilmu dan mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.Reuni Alumni Miftahul Huda 2 ke-40 telah usai, namun esensinya baru saja dimulai. Acara ini menjadi perayaan persaudaraan, penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu, serta ikhtiar kolektif untuk terus melanjutkan estafet dakwah dan pendidikan.Empat puluh tahun telah berlalu, namun nilai-nilai luhur Miftahul Huda 2 dipastikan akan tetap hidup, tegak, dan mengalir di setiap langkah kaki para alumninya: Bersatu dalam silaturahmi, bergerak dalam pengabdian, dan istiqamah dalam perjuangan.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

