Home / Berita Utama / Revitalisasi Lahan dan Sosialisasikan Pohon Sukun, Kang Dadang Naser Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem

Revitalisasi Lahan dan Sosialisasikan Pohon Sukun, Kang Dadang Naser Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem

​BANDUNG – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., M.I.P., terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan. Kali ini, mantan Bupati Bandung dua periode tersebut menghadiri sekaligus menginisiasi kegiatan bertajuk “Revitalisasi Lahan dan Sosialisasi Sukun” yang digelar di kawasan perbukitan.​Dalam kegiatan tersebut, Kang Dadang—sapaan akrabnya Kang DN tampak berdiskusi akrab dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparat TNI, kepolisian, hingga kelompok pemuda dan aktivis lingkungan. Acara ini bukan sekadar seremoni penanaman pohon, melainkan upaya konkret dalam mengembalikan fungsi lahan yang kritis serta memperkenalkan potensi ekonomi dan ekologi dari pohon sukun.​Dalam arahannya, Kang DN menekankan bahwa pemilihan pohon sukun memiliki filosofi dan manfaat yang luar biasa.​”Sukun bukan hanya pohon peneduh. Ia adalah tanaman penyerap air yang sangat baik untuk mencegah longsor di lahan miring, sekaligus sumber pangan alternatif yang bergizi bagi masyarakat,” ujarnya di hadapan para peserta.​Pohon sukun dikenal sebagai “breadfruit” yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi namun rendah indeks glikemik, sehingga sangat relevan dikembangkan dalam program ketahanan pangan lokal.​​Kegiatan revitalisasi ini juga menjadi ajang sinergitas antara pemerintah pusat, aparat kewilayahan, dan generasi muda. Kehadiran personel TNI dan Polri di lokasi menunjukkan dukungan penuh terhadap keamanan pangan dan kelestarian hutan. Di sisi lain, tampak puluhan mahasiswa dan anggota organisasi kepemudaan (berseragam hijau) yang antusias mengikuti edukasi mengenai teknik penanaman dan perawatan bibit.​​Kang Dadang berharap gerakan ini dapat diduplikasi di wilayah-wilayah lain di Jawa Barat, khususnya yang memiliki kontur tanah perbukitan. Revitalisasi lahan menjadi kunci agar bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor dapat diminimalisir sejak dini.​”Kita titipkan alam ini kepada generasi muda. Menanam hari ini adalah bentuk investasi oksigen dan sumber kehidupan untuk anak cucu kita di masa depan,” pungkasnya.​Acara ditutup dengan penanaman bibit sukun secara simbolis oleh Kang DN bersama unsur pimpinan daerah dan tokoh masyarakat setempat di area lahan yang telah disiapkan.

Baca juga :  Jumat Curhat Di Kalabeso, Kapolres Sumbawa Tekankan Kamtibmas Jelang Pilkada

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler