JAKARTA — Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menghadiri peluncuran Program Nasional E-Learning ASN Berintegritas yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Auditorium Prof. Dr. Agus Dwiyanto, MPA, Kantor Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).
Program pembelajaran digital tersebut dirancang untuk memperkuat budaya integritas dan meningkatkan kesadaran antikorupsi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia. Melalui platform yang dapat diakses secara daring, ASN dapat mempelajari materi pencegahan korupsi, etika pemerintahan, tata kelola yang baik, serta penguatan nilai-nilai integritas secara mandiri dan berkelanjutan.
Wagub Jabar Erwan Setiawan berharap program ini mampu mendorong ASN menerapkan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, peningkatan pemahaman antikorupsi menjadi fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“ASN diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran antikorupsi serta mengimplementasikan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Erwan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa penguatan integritas ASN tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menentukan kualitas pelayanan publik dan masa depan bangsa.

“Ini bukan hanya bicara integritas, tetapi juga tentang kualitas pelayanan publik, birokrasi yang efektif dan efisien, serta masa depan Indonesia,” kata Setyo.
Ia menilai berbagai upaya perbaikan regulasi dan sistem yang telah dilakukan pemerintah tidak akan berjalan optimal tanpa perubahan perilaku sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, pembentukan karakter ASN yang berintegritas menjadi faktor kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Setyo juga menyoroti peran strategis ASN di berbagai sektor pelayanan publik, mulai dari pendidikan hingga kesehatan. Menurutnya, kualitas integritas ASN akan berpengaruh langsung terhadap kualitas pembangunan nasional dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Peluncuran E-Learning ASN Berintegritas diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperluas edukasi antikorupsi, memperkuat budaya integritas, serta menciptakan birokrasi yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.
Redaksi: Mia
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



