31.4 C
Jakarta
Senin, Juli 22, 2024

Dishub Kota Bandung Disiagakan Untuk Memantau Operasi Angkutan Lebaran

armedia.news | BANDUNG – Ia menyebut, sebanyak 706 personel disiagakan untuk memantau operasi angkutan lebaran yang akan dilaksanakan pada H-7 hingga H+7 Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah.

Selain itu, Dishub Kota Bandung juga menggelar inspeksi keselamatan atau ramp check di Terminal Leuwipanjang dan Terminal Cicaheum pada 3-18 April 2024. Pengawasan akan diperketat di Pool Bus Kota Bandung sejak 27 Maret hingga 2 April 2024.

“Kendaraan angkutan Lebaran harus memenuhi aspek laik jalan dan laik operasional. Laik jalan artinya kendaraan tersebut layak untuk membawa penumpang. Laik operasi artinya surat-surat dan aspek administrasi kendaraan tersebut juga layak untuk membawa penumpang,” ujarnya dalam Bandung Menjawab di Balai Kota, Kamis 28 Maret 2024.

Baca juga :  Cara Cek Tarif Tol di Indonesia secara Online

Pada tahap awal inspeksi keselamatan, Asep memastikan sejauh ini kendaraan angkutan Lebaran di Kota Bandung masih memenuhi dua aspek kelaikan tersebut. Ia memastikan proses ini akan terus berjalan guna memberi rasa aman dan nyaman bagi pemudik.

Asep menggarisbawahi, ada empat faktor yang dapat menimbulkan kecelakaan menonjol angkutan lebaran. Antara lain aspek kendaraan, pengemudi, jalan, serta cuaca.

“Jangan sampai terjadi kecelakaan menonjol. Sekecil apapun ada faktor ketidaklaikan jalan maupun operasional, itu tidak akan kami loloskan,” jelasnya.

Baca juga :  Menhub Minta Maaf, Pemudik Via Pelabuhan Merak Tak Dilayani Maksimal

Di sisi lain, Asep menyoroti juga persiapan para petugas menjaga lalu lintas Kota Bandung. Sebanyak 500 personel Dishub akan dikerahkan di 10 pos penjagaan serta 38 potensi titik kemacetan selama libur lebaran 2024.

Hal ini juga menjadi upaya, mengingat pada libur Idulfitri 1445 Hijriah ini, Dishub Kota Bandung memprediksi terjadi lonjakan angka pemudik berkisar di angka 2-3 persen dibanding tahun lalu.
Terkait armada bus angkutan Lebaran, Dishub Kota Bandung memastikan sebanyak 561 armada akan melayani angkutan lebaran di 16 trayek dengan rincian 248 Angkutan Kendaraan Antar Provinsi (AKAP) melayani 8 trayek, serta 313 Angkutan Kendaraan Dalam Provinsi (AKDP) akan melayani 8 trayek.

Baca juga :  Diprediksi Akan Lebih Padat Mudik Lebaran 2024 di Banding Tahun Lalu

Jumlah tersebut juga dipastikan mencukupi kebutuhan pemudik di Kota Bandung pada Lebaran tahun ini. “Hampir dipastikan tidak akan kekurangan armada,” terang Asep.

Sebagai penutup, Asep mengimbau kepada masyarakat yang akan pulang kampung pada lebaran tahun ini memastikan kendaraannya dalam kondisi laik jalan dan laik operasional guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
“Pastikan kelaikan kendaraan anda. Jangan sesekali berani mudik dengan kendaraan kondisi ban gundul,” pesannya. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Berita Populer

Eksplorasi konten lain dari ArMedia Published

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca