Latar Belakang Penetapan PB XIV
Keraton Surakarta Hadiningrat kembali menjadi sorotan publik setelah KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram mengikrarkan diri sebagai Sri Susuhunan Pakubuwono XIV. Penetapan ini dilakukan setelah wafatnya PB XIII pada awal November 2025.
Langkah cepat tersebut menimbulkan perhatian besar, karena Keraton Solo merupakan salah satu pusat budaya Jawa yang memiliki pengaruh historis dan simbolis bagi masyarakat.
Suasana Keraton Solo Memanas
Pasca pengumuman, suasana internal keraton dilaporkan memanas. Sebagian keluarga besar mendukung penetapan PB XIV sebagai bentuk menjaga wibawa keraton, sementara pihak lain menilai prosesnya terlalu tergesa-gesa. Perbedaan pandangan ini menimbulkan dinamika yang cukup tajam di lingkungan keraton.
Profil Singkat PB XIV
Hamangkunegoro lahir pada 26 September 2002 dan dikenal sebagai sosok yang dekat dengan alam serta aktif dalam kegiatan budaya. Sebagai putra bungsu PB XIII, ia diharapkan mampu melanjutkan tradisi sekaligus meredakan ketegangan internal yang muncul.
Harapan Publik
Masyarakat Solo dan pemerhati budaya Jawa berharap PB XIV dapat menjaga marwah keraton, memperkuat tradisi, serta menyatukan keluarga besar. Stabilitas internal dianggap penting agar Keraton Surakarta tetap menjadi pusat budaya yang harmonis dan berwibawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



