BANDUNG — Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Jawa Barat resmi memiliki ketua definitif baru setelah melewati proses Musyawarah Provinsi (Musprov) yang demokratis.
Dalam sambutan perdananya,Yayan rudiawan,Sp.Mt Ketua Inkindo Jabar terpilih menyampaikan rasa syukur atas tuntasnya estafet kepemimpinan ini dan menyatakan kesiapannya untuk membawa organisasi konsultan tertua di Indonesia ini menjadi lebih berjaya.Mempererat Silaturahmi Pasca Musprov Menyadari adanya dinamika kompetisi selama proses pemilihan, Ketua terpilih menekankan pentingnya persatuan kembali bagi seluruh anggota.
Beliau berharap seluruh elemen Inkindo Jabar dapat kembali “guyub” (rukun) dan merangkul satu sama lain guna memperkuat ekosistem bisnis konsultan di Jawa Barat.”Harapannya semoga bisa guyub, karena di acara Musprov biasa kita ada persaingan dan kompetisi yang sifatnya sementara. Mudah-mudahan bisa kembali saling merangkul agar silaturahmi tetap terjaga,” ujarnya.Sebagai mitra strategis pemerintah, Inkindo Jabar berencana segera melakukan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk berbagai Dinas dan SKPD terkait.
Langkah ini diambil untuk memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus menyelaraskan program kerja yang dapat mendukung pembangunan daerah.Beberapa poin penting yang menjadi visi kepengurusan periode ini antara lain:Inklusi dan Kolaborasi: Membuka jejaring komunikasi yang luas dengan berbagai asosiasi dan organisasi yang berkaitan dengan dunia konsultan.Dari sekitar 800 hingga 900 anggota perusahaan yang tersebar di Jawa Barat (dengan dominasi 50-60% di Kota Bandung), terdapat sebagian yang saat ini tidak aktif.
Ketua baru berkomitmen untuk membangkitkan kembali roda usaha anggota tersebut agar dapat berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Barat.Memperkenalkan Inkindo lebih luas kepada masyarakat awam agar setiap kali berbicara tentang bisnis konsultan, masyarakat langsung mengingat Inkindo.Pihak Inkindo Jabar juga menitipkan pesan kepada pemerintah agar lebih terbuka dan memberikan akses kemudahan dalam berupaya bagi para pengusaha konsultan. Hal ini dinilai krusial karena sektor konsultan merupakan salah satu motor penggerak ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan anggota dan pembangunan provinsi.Pungkasnya**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



