Home / Berita Utama / Daerah / JABAR / Malam Terakhir SSC 2026: 1.000 Santri Nyala Api Unggun, Unjuk Silat Militer dan Raih Beasiswa Negara

Malam Terakhir SSC 2026: 1.000 Santri Nyala Api Unggun, Unjuk Silat Militer dan Raih Beasiswa Negara

KOTA BANDUNG — Sebanyak 1.000 santri dan santriwati menutup Siliwangi Santri Camp 2026 dengan malam api unggun dan pentas kreasi seni di Lapangan Kujang Rindam III/Siliwangi, Sabtu malam 18 April 2026. Dengan terampil dan cekatan, para santri yang baru dua hari digembleng langsung memperagakan beladiri silat militer di bawah langit Kota Bandung.

Kegiatan ini merupakan implementasi Instruksi Presiden RI Prabowo melalui Program Kemah Bela Negara Korps Kadet RI “Siliwangi Santri Camp” 2026. Program digagas KKRI IKAL PPRA 62 Lemhannas RI bersama Kodam III/Siliwangi, Polda Jabar, dan pihak perbankan.

Ketua Panitia Pelaksana Dr. Stevy Hanny Supena S.E., M.M., alumni IKAL PPRA 62 Lemhannas RI, menjelaskan program ini inisiasi langsung Presiden Prabowo dan dikhususkan untuk santri. “Malam ini malam terakhir acara kegiatan. Ada api unggun, kreasi seni dari santri, serta penampilan beladiri silat militer,” ucap Dr. Stevy.

Baca juga :  Subsatgas Binmas Ops Mantap Praja 2024 Gelar Patroli Sambang dan Sosialisasi Pilkada Damai kepada Komunitas Ojek di Kota Bima

Program akan ditutup Minggu 19 April 2026 dengan kehadiran Pangdam III/Siliwangi. Sebelum penutupan pukul 10.00 sampai 11.00 WIB, seluruh santri akan tadarus Al-Qur’an bersama Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih usai salat subuh.

Selain menanamkan nasionalisme terkait ketahanan pangan dan ketahanan bangsa, SSC 2026 jadi ajang menjaring bibit unggul menuju Indonesia Emas. Usai program, santri kembali ke pondok pesantren masing-masing namun secara organisasi berada di bawah naungan Badan Cadangan Nasional melalui program KKRI.

Baca juga :  Polisi Kembali Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Rejotangan Tulungagung

“KKRI akan menyeleksi santri yang memiliki IQ di atas 120 untuk diajukan mendapat beasiswa dari negara. Bahkan diberi kesempatan ikut sekolah kedinasan tanpa tes,” tegas Dr. Stevy. Standar seleksi awal diserahkan ke Kodim masing-masing. Program ini baru berjalan tahun lalu dan dilanjutkan tahun ini, dengan Kodam III/Siliwangi sebagai lokasi pelaksanaan rutin KKRI.

**Red: Mia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tag:

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler