Home / Berita Utama / PAUD dan PKBM  Se- Kota Lubuk Linggau Hadiri Rapat Pembinaan Perdana

PAUD dan PKBM  Se- Kota Lubuk Linggau Hadiri Rapat Pembinaan Perdana

Armedia.news/Lubuk Linggau sumatera-Dinas Pendidikan Kota Lubuk Linggau melalui ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) serta Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Lubuk Linggau menggelar kegiatan rapat pembinaan.

Serangkaian kegiatan rapat pembinaan tersebut berlangsung di Aula TK Xaverius Lubuk Linggau berjalan khidmat dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Lubuk Linggau Achmad Asril, S.T., M.Si diwakili oleh Sekretaris Dinas Supriadi, S.Pd., M.Pd.

Hadir juga Kabid Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Disdikbud Lubuk Linggau Fathur Rahman, M.Pd, Pengawas Pembina, Analisa Kurikulum serta Kasi Sarana dan Prasarana

Kegiatan rapat pembinaan diadakan dalam rangka sosialisasi serta silaturahmi antara pejabat dinas pendidikan kota Lubuk Linggau yang baru kepada para kepala sekolah TK, PAUD dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Baca juga :  Polres Tangsel Kembali Ungkap Kasus Narkotika, Kali Ini Sita 40,2 Kg Sabu

Ketua IGTKI Lubuk Linggau Elviana Indrawati, M.TPd kepada klik Sumatra Com. mengungkapkan acara rapat pembinaan berlangsung sukses diikuti 117 orang.

“Hari ini kita melakukan rapat pembinaan yang dilaksanakan oleh dinas pendidikan kepada seluruh kepala sekolah satuan TK, PAUD, PKBM se Lubuk Linggau yang jumlahnya lebih kurang 117 orang,” ungkapnya pada Kamis, 15 Januari 2026.

Lebih lanjut Evi sapaan Ketua IGTKI tersebut mengatakan, rapat tersebut pada dasarnya merupakan perkenalan dan silaturahmi dengan pejabat dinas pendidikan yang baru.

Alhamdulillah tadi dihadiri oleh Bapak Supriadi selaku Sekdin Disdikbud Lubuk Linggau, tadi juga perkenalan dengan Kasi Sarana dan Prasarana PAUD,” lanjutnya.

Baca juga :  Best Gaming Accessories for Immersive Experiences

Disamping itu, kata Evi, dalam sambutannya Supriadi menegaskan mengenai proses atau cara agar pembelajaran untuk anak usia dini dapat diterapkan sebaik mungkin.

“Juga menjelaskan mengenai tata kelola dan tata pelaksanaan untuk penyusunan ataupun pelaksanaan DOP (Dana Operasional Pendidikan),” sambungnya

Dikatakan Evi, Sekdin juga menekankan agar proses pembelajaran untuk anak usia dini yang berkualitas  dapat diterapkan mulai Januari ini. Tutup nya (Asep)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler