Kota Bandung, ARMedia.news – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Penerangan TNI Angkatan Darat di gelar secara khidmat dan penuh keakraban di Graha Tirta Siliwangi, Jumat (20/2/2026). Kegiatan tersebut di rangkaikan dengan buka puasa bersama insan media sebagai wujud penguatan sinergi antara TNI dan pers.
Acara di hadiri Pangdam III/Siliwangi, Kasdam, Irdam, Kapoksahli, Asrendam, para Perwira Jajaran Utama (PJU), sesepuh Kodam III/Siliwangi, Persit Kartika Chandra Kirana. Hadir pula mantan Kapendam, pimpinan redaksi, hingga jurnalis yang selama ini menjadi mitra pemberitaan Kodam.
Kapendam Kodam III/Siliwangi, Kolonel Mahmuddin, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini berlangsung dalam suasana kebersamaan yang hangat. Ia mengapresiasi kinerja jajaran penerangan yang dinilai konsisten mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kodam.
“Momentum ini menjadi refleksi atas dedikasi dan kerja keras insan penerangan dalam menunjang kinerja satuan. Kami juga mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional. Ke depan, kompetensi dan kreativitas harus terus di tingkatkan agar mampu menjawab tantangan media di era digital,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Sukri, menegaskan bahwa hubungan antara TNI dan insan pers telah terjalin kuat sejak lama dan terus terawat hingga kini. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai program dan kegiatan Kodam.
“Sinergi ini bukan hubungan sesaat, melainkan kemitraan jangka panjang. Media selalu hadir dan mendukung kegiatan Pangdam serta jajaran. Harapannya, Penerangan TNI AD semakin profesional dan adaptif,” katanya.
Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, SE, MM, menekankan peran strategis media dalam membangun opini publik yang sehat. Dan menjaga stabilitas sosial di tengah derasnya arus informasi digital.
Ia menyebut, di era keterbukaan informasi, media tidak hanya di tuntut cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Kecepatan tanpa verifikasi, menurutnya, berpotensi menimbulkan disinformasi yang merugikan masyarakat.
“Profesionalisme jurnalis menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik. Informasi harus di kelola secara cepat namun tetap akurat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pangdam menilai media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan menyejukkan masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat. Ia juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital tanpa mengabaikan etika jurnalistik, verifikasi data, serta prinsip keberimbangan.
“Transformasi digital harus di iringi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kreativitas penting, tetapi integritas tetap menjadi pondasi utama,” tambahnya.
Peringatan HUT ke-75 Penerangan TNI AD tersebut menjadi penegasan bahwa hubungan TNI dan insan pers bukan sekadar relasi kelembagaan. Melainkan kemitraan strategis dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban masyarakat, sekaligus membangun ruang informasi publik yang sehat dan terpercaya.***
Wawat S.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



