Kembang Nusa 2026 Bukan Sekadar Pameran, 80 Tenant Ramaikan Produk Kreatif Nusantara di Bandung

BANDUNG – Kembang Nusa 2026 tak sekadar menghadirkan pameran batik dan produk kerajinan. Ajang yang berlangsung di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM dan industri kreatif untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.

Kembang Nusa 2026 berlangsung selama lima hari, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026. Sekitar 80 tenant ikut ambil bagian dengan menawarkan beragam produk, mulai dari batik, fashion, aksesori, kerajinan hingga kuliner.

Direktur Trisindo by Sinergi, Hendy Santana, mengatakan Kembang Nusa telah memasuki penyelenggaraan ke-8. Kegiatan tersebut digelar secara rutin dan menjadi salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha kreatif.

“Ini sudah ke delapan kali, berarti sudah delapan tahun. Dalam setahun kami ada dua event,” ujar Hendy saat ditemui di lokasi kegiatan.

Menurutnya, selain Kembang Nusa, pihaknya juga memiliki agenda lain yang mengangkat produk Nusantara. Namun, penyelenggaraan event secara berkelanjutan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sponsor.

Hendy menilai dukungan terhadap kegiatan swasta yang mengangkat UMKM perlu diperkuat. Menurut dia, sektor UMKM memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat.

Baca juga :  Kapolres Lombok Utara Pimpim Sosialisasi Perkap No 4 Tahun 2024

“Harapan saya pemerintah lebih aware. Kegiatan seperti ini terkadang dilaksanakan pihak swasta. Kegiatan swasta yang mengangkat UMKM seharusnya tetap didukung,” katanya.

Ia berharap tersedia dukungan anggaran yang lebih besar untuk sektor UMKM sehingga kegiatan promosi dan pemasaran produk lokal dapat terus berjalan.

Fashion Show Libatkan Peserta Berbagai Usia

Selain pameran produk, Kembang Nusa 2026 juga menghadirkan fashion show setiap hari di lokasi pameran.Pesertanya berasal dari berbagai komunitas, agensi, serta kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja hingga kalangan dewasa.

Hendy menyebut peserta fashion show berasal dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Produk batik dan busana yang ditampilkan juga mengangkat karya dari berbagai daerah di Indonesia.

Setiap harinya, fashion show diisi oleh sejumlah komunitas maupun agensi yang mendapat kesempatan memperkenalkan karya mereka kepada pengunjung.

Konsep tersebut membuat Kembang Nusa tidak hanya menjadi tempat transaksi produk, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi pelaku fashion dan kreator lokal.

Libatkan Warga Kota Bandung

Salah satu program yang turut mendapat perhatian adalah kehadiran stan Bandung Traveler yang melibatkan warga Kota Bandung.

Hendy mengatakan pihaknya berupaya memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk ikut memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana promosi.

Baca juga :  Penerima Bansos di Desa Citarik Melonjak, 2.048 KPM Terima Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Kembang Nusa juga mendapat dukungan dari Ny. Riri Kosasih, yang merupakan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah III/Siliwangi sekaligus Ketua Dharma Pertiwi Daerah C.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan kegiatan yang mengangkat produk UMKM dan ekonomi kreatif.

Kembang Nusa Masih Bisa Dikunjungi hingga 4 Oktober

Bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya yang ingin melihat langsung berbagai produk batik, fashion, aksesori, kerajinan dan kuliner, Kembang Nusa 2026 masih berlangsung hingga Minggu, 4 Oktober 2026, di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung.

Dengan menghadirkan sekitar 80 tenant dan fashion show setiap hari, Kembang Nusa 2026 menjadi salah satu ruang pertemuan antara pelaku UMKM, industri kreatif dan masyarakat sekaligus membuka peluang lebih luas bagi produk lokal untuk dikenal.

Redaksi: Mia Marliani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tag:

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler

error: Content is protected !!