armedia.news | Hari ini, sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta. Massa terdiri dari berbagai elemen, termasuk warga sipil, pengemudi ojek online (ojol), dan pelajar berseragam SMA.
Aksi ini menyebabkan penutupan Jalan Gatot Subroto arah Slipi, dengan situasi di lapangan sempat memanas akibat pelemparan botol ke arah gedung DPR.

Pengamanan Diperketat
Sebanyak 1.250 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menegaskan bahwa aparat akan menjaga ketertiban tanpa menggunakan senjata api. Ia mengimbau peserta aksi untuk tidak melakukan tindakan anarkis seperti pembakaran ban atau perusakan fasilitas umum.
Rekayasa Lalu Lintas dan Imbauan Publik
Susatyo menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan masyarakat diminta menghindari area sekitar gedung DPR/MPR RI demi kenyamanan bersama. Pendekatan pengamanan dilakukan secara persuasif, dengan tujuan menjaga kelancaran penyampaian aspirasi tanpa mengganggu aktivitas publik lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



