BANDUNG – Bagus menyatakan sikap tegas menolak kebijakan Wali Kota Bandung yang dinilai tidak pro masyarakat. “Kalau pihak Pemkot Bandung tidak menanggapi kritis dan keinginan kami, kami akan lakukan aksi,” tegas Bagus
Ketua Umum Keluarga Besar Komunitas Buah Batu Corp (BBC) Bagus Moch Biantoro mengancam akan menggelar aksi demo jika Wali Kota Bandung Muhammad Farhan tidak mengembalikan fungsi Car Free Day Buah Batu dan Alun-alun Bandung sebagai ruang publik. Ancaman itu disampaikan dalam konferensi pers di Jalan Buah Batu Regency No.1 Ruko A2, Kujangsari, Bandung Kidul, Sabtu (2/5/2026).
BBC menuntut dua hal: pertama, kembalikan fungsi CFD Buah Batu sebagai ruang publik dengan hak pengelolaan oleh Komunitas BBC; kedua, kembalikan fungsi Alun-alun Bandung sebagai ruang publik bukan ruang elite politik. BBC meminta CFD Buah Batu dapat dilaksanakan setiap Minggu atau 4 kali sebulan dengan pembiayaan mandiri.
Menurut Bagus, CFD Buah Batu sudah berjalan sejak 2011 di era Wali Kota Dada Rosada hingga 2019 di era Ridwan Kamil. Kegiatan itu menjadi pusat keramaian, pertumbuhan ekonomi UMKM, dan ajang silaturahmi komunitas. “Satgas BBC selalu menjaga kenyamanan masyarakat dan menindak tegas pengendara yang melewati area CFD,” ujarnya.
Bagus mengkritik sikap eksklusif Wali Kota Farhan yang dinilai membatasi akses masyarakat ke ruang publik. Ia juga menyoroti pagar yang mengurung Alun-alun Kota Bandung. “Pagar itu menjadi simbol tirani kekuasaan. Tidak ada situasi darurat yang membenarkan alasan keamanan dan ketertiban,” tutur Bagus.
BBC menyebut kebijakan tersebut bertentangan dengan sejumlah regulasi: UU No. 28/2002 tentang Bangunan Gedung, UU No. 26/2007 tentang Penataan Ruang yang mewajibkan RTH publik minimal 30% dan bisa diakses publik, Permen PU 05/2008 tentang RTH, serta Perda Kota Bandung No.12/2019 tentang Bangunan Gedung yang mewajibkan ruang publik mempertahankan fungsinya.
Kegiatan BBC ini mendapat dukungan moral dari Bupati Indramayu Yance, Bupati Kuningan, dan Kajati Jawa Barat berupa sumbangan 10.000 pohon jambu merah dan pohon pucuk merah.
**Red: Mia
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

