Home / Berita Utama / Daerah / JABAR / Jokowi Guncang Rakorda PSI Bandung: Struktur Sudah 100 Persen, Kini Saatnya Turun ke Pintu Warga

Jokowi Guncang Rakorda PSI Bandung: Struktur Sudah 100 Persen, Kini Saatnya Turun ke Pintu Warga

BANDUNG – Pesan keras disampaikan Joko Widodo (Jokowi) kepada jajaran kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026).

Digelar di Ballroom Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta No.147-149, Kota Bandung, Rakorda tersebut menjadi momentum konsolidasi besar-besaran setelah struktur organisasi PSI di Kota Bandung dinyatakan telah mencapai 100 persen.

Namun bagi Jokowi, struktur yang lengkap tidak akan berarti banyak jika hanya berhenti sebagai daftar kepengurusan.

Mantan Presiden ke-7 RI itu justru meminta seluruh kader menghidupkan struktur tersebut dengan kerja nyata dan hadir langsung di tengah masyarakat.

“Struktur bukan hanya sebuah pajangan. Struktur harus bisa bergerak membantu masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Jokowi: Jangan Hanya Punya Struktur

Jokowi menilai kekuatan organisasi politik tidak hanya ditentukan oleh jumlah pengurus, tetapi juga seberapa aktif kader membangun hubungan dengan masyarakat.

Karena itu, ia meminta kader PSI Kota Bandung tidak hanya aktif di internal partai.

Kader harus membangun jaringan dengan berbagai komunitas, mulai dari komunitas olahraga, budaya, seni, buruh hingga komunitas masyarakat lainnya.

Hubungan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan juga dinilai penting untuk memperluas komunikasi serta memperkenalkan keberadaan PSI di tengah masyarakat.

“Harus bisa membangun hubungan yang baik dengan tokoh-tokoh yang ada di sini, di Kota Bandung,” ujar Jokowi.

Dari 30 Kecamatan hingga 121 Kelurahan

Rakorda PSI Kota Bandung dihadiri jajaran pengurus dari berbagai tingkatan.

Tercatat ada 30 kecamatan di Kota Bandung yang masing-masing diwakili enam pengurus. Struktur tersebut antara lain mencakup ketua, sekretaris, bendahara, bidang pemenangan pemilu dan badan saksi.

Selain itu, kepengurusan di tingkat kelurahan juga telah terbentuk.

Sebanyak 121 kelurahan turut hadir dengan perwakilan pengurus dalam kegiatan Rakorda tersebut.

Baca juga :  Ketua Umum Depinas SOKSI sekaligus Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun Menegaskan Komitmen Organisasi Terus Lahirkan Kader Berkualitas bagi Partai Golkar & pemerintahan.

Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya memastikan struktur yang telah terbentuk tidak hanya lengkap secara administratif, tetapi mampu menjalankan kerja organisasi hingga tingkat akar rumput.

Jokowi Pamer KTA PSI

Di hadapan para kader, Jokowi juga kembali menegaskan statusnya sebagai bagian dari keluarga besar PSI.

Ia bahkan menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI yang dibawanya.

Jokowi mengatakan dirinya telah bergabung dengan PSI sejak 14 Oktober 2025.

“Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Banyak yang enggak percaya, sekarang saya buka saja kartu anggota saya,” katanya.

Momen tersebut sontak menjadi salah satu perhatian dalam Rakorda PSI Kota Bandung.

Jokowi hadir bersama Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep dalam agenda konsolidasi tersebut.

Kaesang Sematkan Jaket kepada Kader Baru

Tak hanya konsolidasi, Rakorda juga diwarnai dengan agenda penjaketan kader baru DPD PSI Kota Bandung.

Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep secara langsung menyematkan jaket PSI kepada kader baru.

Momen tersebut menjadi simbol bergabungnya kader baru sekaligus bagian dari penguatan organisasi PSI di Kota Bandung.

Sejumlah jajaran elite PSI turut hadir, di antaranya Grace Natalie, Ahmad Ali, Endang Tirtana, Abang Ijo Hapidin dan Ketua DPD PSI Kota Bandung Yoel Yosaphat.

Jokowi Dorong Kader Hadir di Depan Pintu Warga

Salah satu pesan paling kuat Jokowi dalam Rakorda tersebut adalah pentingnya kader hadir secara langsung di tengah masyarakat.

Ia meminta kader tidak ragu mendatangi lingkungan warga, mengikuti kegiatan sosial, kerja bakti, gotong royong, kegiatan lingkungan hingga forum-forum publik.

Menurut Jokowi, kerja politik harus dibangun melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Bahkan, ia menggambarkan pentingnya kader hadir hingga ke depan pintu rumah warga.

“Kalau enggak bisa masuk, paling tidak hadir di depan pintunya. Kalau enggak bisa di depan pintunya, di halamannya,” pesan Jokowi.

Baca juga :  DPRD Kota Bandung Bentuk Tiga Pansus, Raperda Sampah, RSUD, dan BPR Masuki Pembahasan Intensif

Pesan itu menegaskan bahwa konsolidasi organisasi tidak boleh berhenti di ruang rapat.

Kader dituntut membawa aktivitas partai ke tengah kehidupan masyarakat.

Target Nasional Baru 30 Persen

Jokowi juga menyinggung perkembangan struktur PSI secara nasional.

Dari sekitar 83.000 target struktur di tingkat desa/kelurahan, sekitar 24.900 disebut telah selesai terbentuk atau sekitar 30 persen.

Ia mendorong seluruh jajaran PSI mempercepat penyelesaian struktur hingga akhir tahun.

Menurut Jokowi, capaian tersebut masih menyisakan pekerjaan besar yang harus diselesaikan secara bersama-sama.

“Saudara-saudara bekerja keras untuk partai. Strukturnya aktif dan bekerja, hidup dan bekerja,” tegasnya.

Rifaldi: Jangan Jadi Nama di Atas Kertas

Wakil Sekretaris DPD PSI Kota Bandung, Rifaldi, menyampaikan pesan senada.

Ia menegaskan struktur organisasi yang telah dibentuk harus menghasilkan kerja nyata bagi masyarakat.

Menurut Rifaldi, pengurus tidak boleh sekadar tercatat sebagai bagian dari struktur, tetapi harus ikut mengambil peran dalam membantu masyarakat.

“Struktur bukan hanya sebuah pajangan, tetapi struktur harus bisa bergerak membantu masyarakat,” ujar Rifaldi.

Ia berharap semangat konsolidasi yang muncul dalam Rakorda dapat menjadi energi baru bagi pengurus kecamatan dan kelurahan yang baru mengalami pergantian kepengurusan.

Rakorda DPD PSI Kota Bandung ditutup dengan doa bersama dalam suasana khidmat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya fase baru konsolidasi PSI Kota Bandung: bukan sekadar memiliki struktur yang lengkap, tetapi memastikan struktur tersebut benar-benar hidup dan bekerja di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tag:

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler

error: Content is protected !!