armedia.news | Jakarta, 5 Agustus 2025 – Kapal pengangkut mobil listrik BYD Zhengzhou resmi tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menandai babak baru dalam ekspansi global BYD ke pasar Asia Tenggara. Kapal ini membawa lebih dari 7.000 unit kendaraan listrik, menjadikannya salah satu pengiriman terbesar yang pernah dilakukan oleh produsen mobil asal Tiongkok tersebut.
Dengan panjang hampir 200 meter dan lebar 38 meter, BYD Zhengzhou dirancang khusus untuk efisiensi tinggi dalam pengangkutan kendaraan. Kapal ini menggunakan sistem propulsi bahan bakar ganda LNG yang ramah lingkungan, serta dilengkapi dengan generator magnet permanen untuk mendukung operasional berkelanjutan.
BYD Zhengzhou merupakan bagian dari armada baru yang dibangun oleh Guangzhou Shipyard International, sebagai bagian dari strategi ekspor kendaraan listrik BYD ke berbagai negara. Nama Zhengzhou diambil dari kota basis produksi utama BYD di Provinsi Henan, memperkuat identitas merek dalam setiap pengiriman global.
Sebelumnya, BYD juga meluncurkan kapal pengangkut mobil terbesar di dunia, BYD Shenzhen, yang mampu mengangkut hingga 9.200 unit kendaraan dalam satu perjalanan. Kapal ini memiliki panjang 219 meter dan dilengkapi dengan teknologi bahan bakar ganda serta sistem penyimpanan energi BYD Box untuk mendukung operasional di zona emisi rendah.
Hingga pertengahan 2025, BYD telah mengoperasikan dua kapal RoRo dan menargetkan total delapan kapal hingga awal 2026. Langkah ini memperkuat posisi BYD sebagai pemimpin dalam ekspor kendaraan listrik, dengan lebih dari 70.000 unit telah dikirim ke berbagai belahan dunia melalui jalur laut.
Kehadiran kapal jumbo BYD di Indonesia bukan hanya soal logistik, tetapi juga sinyal kuat bahwa pasar kendaraan listrik nasional sedang memasuki fase percepatan. Dengan dukungan infrastruktur pengiriman berskala besar, BYD menunjukkan komitmennya dalam menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat distribusi kendaraan listrik di kawasan Asia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



