armedia.news | Jakarta, 28 Agustus 2025 — Nvidia kembali mengguncang dunia teknologi dengan peluncuran Jetson AGX Thor, sebuah modul chip canggih yang dirancang khusus untuk mendukung pengembangan robot dan sistem AI edge. Dengan harga sekitar Rp 56 juta (USD 3.499), chip ini bukan sekadar perangkat keras—ia adalah fondasi baru bagi industri robotika yang sedang tumbuh pesat secara global.
Performa Monster: 7,5 Kali Lebih Cepat, 128GB Memori, Siap Latih Model AI Besar
Jetson AGX Thor dibangun di atas arsitektur Blackwell, generasi terbaru dari grafis dan komputasi AI Nvidia. Chip ini mampu menjalankan model AI umum, melatih model besar, dan menangani multiple model secara simultan. Dengan 128GB memori, performanya diklaim 7,5 kali lebih cepat dibanding pendahulunya.
> “Kami tidak membuat robot atau mobil. Kami membangun infrastruktur industri melalui komputer dan software,” ujar Deepu Talla, VP Robotics & AI Edge Nvidia.
Siapa yang Akan Pakai? Dari Amazon hingga Boston Dynamics
Nvidia menargetkan chip ini untuk perusahaan besar seperti Agility Robotics, Amazon, Meta, dan Boston Dynamics. Jetson AGX Thor dirancang untuk mendukung robot humanoid, sistem logistik otomatis, dan perangkat AI edge yang membutuhkan komputasi tinggi dengan efisiensi energi.
Investasi Besar, Pasar Humanoid Meledak
Nvidia dilaporkan telah menggelontorkan USD 56 miliar untuk mendominasi pasar robot humanoid, yang saat ini masih dikuasai oleh merek-merek asal Tiongkok. Dengan chip ini, Nvidia ingin menjadi tulang punggung ekosistem robotika global—bukan sebagai produsen robot, tetapi sebagai penyedia infrastruktur komputasi dan software yang memungkinkan inovasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



