Home / Berita Utama / Daerah / Rakyat Digilas, Negara Membisu: Ojol Tewas di Bawah Rantis Brimob, EW-LMND Sultra Ledek Aparat sebagai Algojo Rezim

Rakyat Digilas, Negara Membisu: Ojol Tewas di Bawah Rantis Brimob, EW-LMND Sultra Ledek Aparat sebagai Algojo Rezim

armedia.news | Kendari 29 Agustus 2025. Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Sulawesi Tenggara (EW-LMND Sultra) mengecam keras tindakan aparat yang menyebabkan tewasnya seorang pengemudi ojek online (ojol) di bawah kendaraan taktis (rantis) Brimob pada saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada 28 Agustus 2025.

Peristiwa tragis ini memantik gelombang protes dan kemarahan lantaran dianggap sebagai bukti nyata kekerasan dan represifitas aparat yang semakin menjadi-jadi dalam menghadapi suara rakyat. EW-LMND Sultra menyatakan bahwa sikap aparat yang bertindak brutal dan tak berperikemanusiaan itu merupakan bentuk penindasan sistemik dan kelanjutan dari kebijakan represif rezim yang tidak peduli terhadap keselamatan dan hak hidup rakyat kecil.

Baca juga :  Semarak HUT TNI ke- 79: Kodim 1307/Poso Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

“Kasus kematian saudara kita, seorang ojol, di bawah roda rantis Brimob adalah bukti nyata bahwa aparat bukan lagi pelindung rakyat, tapi telah berubah menjadi algojo rezim.” Tegas Bung Halim Ketua EW-LMND Sultra.

EW-LMND Sultra menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan harus ditegakkan tanpa batas wilayah, sehingga pihaknya memberikan dukungan penuh kepada korban dan keluarganya serta seluruh rakyat yang menjadi korban kekerasan negara dalam demonstrasi tersebut. Mereka mendesak pemerintah untuk segera mengusut tuntas kejadian ini dan menindak tegas aparat yang bertanggung jawab, agar kejadian serupa tidak terulang.

“Ini adalah panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan kekerasan dan tirani yang dijalankan oleh rezim yang semakin represif. Kami menolak negara yang membisu dan aparat yang berperan sebagai algojo.”

Baca juga :  Satgassus Pencegahan Korupsi Mabes Polri Laporkan Kinerja Setahun Kepada Kapolri

Kematian tragis ini menambah daftar panjang kasus kekerasan aparat terhadap masyarakat sipil, yang menunjukkan kegagalan negara dalam menjalankan tugas utamanya sebagai pelindung warga negara.

Laporan : Redaksi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tag:

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler