armedia.news | Kutai Barat, Kalimantan Timur — Sebuah kapal ponton bermuatan semen yang juga mengangkut sejumlah karyawan tenggelam di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di Kampung Linggang Muara Leban, Kecamatan Long Iram, pada Senin malam (10/11) sekitar pukul 20.00 WITA.
Kapal sempat menepi untuk memuat semen sebelum melanjutkan perjalanan. Namun, baru sekitar 150 meter dari tepi sungai, air mulai masuk ke lambung kapal. Dugaan sementara menyebutkan kapal mengalami kelebihan muatan, sebagaimana disampaikan oleh Endrow Sasmita, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan.
Dalam insiden tersebut, 20 orang berhasil diselamatkan, namun 8 lainnya ditemukan meninggal dunia. Proses pencarian berlangsung intensif selama beberapa hari. Tujuh jenazah ditemukan pada Selasa (12/11), sementara korban terakhir ditemukan mengambang pada Kamis malam (13/11) pukul 22.20 WITA, dan langsung dievakuasi ke RS Harapan Insan Sendawar.
Identitas Korban Meninggal:
1. Marselus Bouk alias Cello (24)
2. Anci Anwar (50)
3. Dedy (30)
4. Yanto (40)
5. Ilham (27)
6. Asmanu (55)
7. Ira (24)
8. Pendy (30)
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti tenggelamnya kapal, termasuk audit terhadap kapasitas muatan dan prosedur keselamatan yang diterapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



