armedia.news | Jakarta, Maret 2025 – Dalam langkah progresif menuju pengalaman mudik yang lebih modern dan efisien, Google Indonesia, Korlantas Polri, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk meluncurkan program kolaborasi untuk mengintegrasikan teknologi canggih ke dalam pengelolaan lalu lintas mudik lebaran 2025. Program ini menghadirkan pendekatan berbasis data real-time yang dapat diakses langsung melalui aplikasi Google Maps.
Fitur terbaru ini tidak hanya menyediakan rute terbaik, tetapi juga menampilkan informasi terperinci tentang kondisi lalu lintas, waktu pemberlakuan rekayasa lalu lintas, dan rekomendasi penggunaan jalur alternatif. Selain itu, Google Maps kini juga terhubung langsung dengan data Jasa Marga melalui sistem Intelligent Transportation System (ITS), yang memungkinkan pengguna mendapatkan notifikasi tentang kepadatan di gerbang tol, ketersediaan rest area, dan lokasi posko bantuan selama perjalanan.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Andi Rahmat, menegaskan pentingnya memanfaatkan teknologi untuk mengatasi tantangan lalu lintas selama periode mudik. “Mudik Lebaran adalah tradisi nasional, dan kolaborasi ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Irjen Andi Rahmat dalam konferensi pers peluncuran program.
Di sisi lain, Jasa Marga menghadirkan fitur tambahan berupa informasi visual dari CCTV di sepanjang jalan tol utama, yang dapat diakses pengguna langsung melalui aplikasi. Langkah ini diharapkan membantu pemudik mengambil keputusan perjalanan secara lebih bijak.
Menariknya, Google Maps juga memperkenalkan fitur interaktif untuk mendukung pemudik yang menggunakan transportasi umum. Pengguna dapat memantau jadwal kereta api, bus antar-kota, hingga layanan shuttle khusus dari operator resmi. Fitur ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih holistik bagi para pemudik, baik yang menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Dengan penggabungan teknologi canggih dan upaya pengelolaan lalu lintas yang komprehensif, kolaborasi ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi tradisi mudik di Indonesia, menjadikannya lebih lancar, efisien, dan bebas stres bagi jutaan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



