
Armedia.news — Jakarta/Rabu, 24-2026 — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi ajang bagi para pegiat seni Al-Qur’an untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Pada perhelatan yang digelar di Kabupaten Konawe tersebut, kader Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari, Yayu Kismalarahayu, turut ambil bagian pada cabang Musabaqah Dekorasi.
Keikutsertaan Yayu menjadi representasi kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan seni kaligrafi Islam sekaligus memperkuat syiar Al-Qur’an melalui karya visual yang kreatif dan bernilai estetis. Selama aktif di UKM Al Qalam, Yayu menjalani berbagai proses pembinaan dan pelatihan yang berfokus pada pengembangan kemampuan di bidang kaligrafi dan dekorasi.
Cabang Musabaqah Dekorasi merupakan salah satu kategori yang menuntut peserta memiliki kemampuan artistik, ketelitian, dan kreativitas yang tinggi. Dalam perlombaan ini, peserta dituntut mampu mengombinasikan unsur kaligrafi, ornamen Islami, warna, dan komposisi secara harmonis sehingga menghasilkan karya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki nilai seni yang kuat.
Bagi Yayu Kismalarahayu, kesempatan mengikuti MTQ tingkat provinsi menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan pengembangan dirinya. Selain menjadi wadah kompetisi, MTQ juga menjadi ruang untuk memperluas wawasan, mempererat silaturahmi, serta bertukar pengalaman dengan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Partisipasi tersebut sekaligus menunjukkan komitmen UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari dalam mencetak generasi muda yang mampu mengembangkan potensi seni Islam secara produktif dan berprestasi. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, UKM Al Qalam terus mendorong kader-kadernya untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Keluarga besar UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari memberikan dukungan penuh kepada Yayu selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan. Dukungan tersebut menjadi motivasi untuk menampilkan kemampuan terbaik serta membawa nama baik lembaga dan kampus dalam ajang MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Keikutsertaan Yayu diharapkan tidak hanya menjadi langkah menuju prestasi, tetapi juga mampu menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki. Semangat belajar, dedikasi, dan kecintaan terhadap seni Al-Qur’an menjadi modal penting dalam menjaga eksistensi serta perkembangan kaligrafi Islam di tengah masyarakat.
Penulis: Hidayat Mahasiswa (IAIN Kendari)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

