armedia.news | Jakarta Utara – Kasus ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara terus menjadi sorotan publik. Peristiwa yang terjadi pada Jumat (7/11/2025) siang itu menimbulkan puluhan korban luka, sebagian di antaranya mengalami kondisi serius. Salah satu temuan mengejutkan adalah adanya paku yang tertancap di tubuh korban, hasil pemeriksaan medis di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ).
Fakta Utama
– Lokasi kejadian: SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara
– Tanggal: Jumat, 7 November 2025
– Jumlah korban: 96 orang terdampak, puluhan masih dirawat
– Temuan medis: Paku tertancap di tubuh korban, diduga bagian dari komponen peledak
– Pelaku: Seorang siswa, kini berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH), masih dalam pemulihan pasca operasi
Kronologi Singkat
Ledakan terjadi saat aktivitas sekolah berlangsung. Polisi menduga pelaku menggunakan bahan peledak rakitan dengan paku sebagai isi untuk menambah daya rusak. Setelah kejadian, aparat segera mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi. Hingga kini, 46 siswa telah dimintai keterangan sebagai saksi.
Kondisi Korban
Sebagian korban mengalami luka ringan, namun ada yang harus menjalani operasi karena paku menembus jaringan tubuh. Tim medis bekerja ekstra untuk mengeluarkan benda asing tersebut. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan, 29 korban masih dirawat di rumah sakit dengan kondisi berangsur membaik.
Proses Hukum
Pelaku yang masih berstatus siswa kini dalam pengawasan ketat. Meski sudah sadar setelah operasi, ia belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam tahap pemulihan. Polisi juga melibatkan APSIFOR (Asosiasi Psikologi Forensik) untuk mendalami kondisi psikologis pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



