armedia.news | Jakarta, 26 Maret 2025 – Operasi Ketupat 2025 resmi dimulai hari ini, melibatkan 28 Polda di seluruh Indonesia. Operasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan menuju kampung halaman.
Operasi yang berlangsung hingga 8 April 2025 ini melibatkan lebih dari 164.000 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, Basarnas, BMKG, Jasa Marga, dan Kementerian Perhubungan. Selain itu, sebanyak 2.835 posko telah didirikan di berbagai wilayah, terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu, untuk mendukung kelancaran operasi.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa Operasi Ketupat adalah wujud nyata kepedulian Polri dalam melayani masyarakat. Dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman,” Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk mengawal perjalanan pemudik hingga tiba di tujuan dengan selamat.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28-30 Maret 2025. Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, berbagai rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan pengalihan arus ke jalur alternatif akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan posko yang tersedia sebagai tempat istirahat jika merasa lelah selama perjalanan. Selain itu, pemudik diharapkan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Dengan persiapan yang matang, Operasi Ketupat 2025 diharapkan dapat memberikan pengalaman mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



