Armedia.news/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat memimpin rapat koordinasi Forum Koordinasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), program kemitraan dan bina lingkungan Kota Lubuk Linggau di Ruang Rapat Moneng Sepati lantai 5 Kantor Wali Kota Lubuk Linggau, Kamis (7/5/2026).
Dalam arahannya, H Rachmat Hidayat menyampaikan Pemerintah Kota Lubuk Linggau ingin melihat sejauh mana kontribusi pelaku usaha dalam memperhatikan masyarakat melalui program-program yang belum tercover APBD sehingga pembangunan di Kota Lubuk Linggau dapat terlaksana lebih cepat.
“Kami ingin melihat apa yang sudah dilakukan pelaku usaha untuk memperhatikan masyarakat dan menjalankan program yang belum tercover APBD agar pembangunan di Kota Lubuk Linggau dapat terlaksana lebih cepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah perusahaan sebelumnya telah menjalankan program CSR di Kota Lubuk Linggau. Program bedah rumah misalnya, telah dilakukan oleh Bank Sumsel Babel, REI (Real Estate Indonesia), pengembang Indonesia, PT Taspen dan Baznas. Sementara Nippon Paint telah melaksanakan pengecatan Masjid Agung As-Salam dan Rumah Sakit Ar Bunda.
Namun demikian, masih banyak perusahaan lain yang dinilai belum terlihat menjalankan program CSR di Kota Lubuk Linggau.
“Terima kasih kepada perusahaan yang sudah melaksanakan program pemerintah Kota Lubuk Linggau.
Diharapkan perusahaan yang lain juga mulai bergerak agar dapat membantu masyarakat serta mendukung program pemerintah,” katanya.
Menurutnya, tujuan rapat koordinasi CSR tersebut adalah menyelaraskan program CSR dengan prioritas pembangunan daerah, menentukan lokasi dan sasaran prioritas, serta menyepakati rencana aksi dan timeline pelaksanaan program.
“Kita harus fokus pada program yang langsung menyentuh, dirasakan dan berdampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Wali Kota juga menekankan agar setiap perusahaan terlebih dahulu melaporkan program yang akan dilaksanakan sehingga selaras dengan program pemerintah daerah.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Lubuk Linggau tidak mengelola keuangan yang ada di forum CSR.pungkas nya (A.apriadi)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



