Home / Berita Utama / Daerah / JABAR / Dari Dapur Kecil 1969 ke Bandung, Kisah Kepala Manyung Bu Fat Lanjut ke Generasi Ketiga

Dari Dapur Kecil 1969 ke Bandung, Kisah Kepala Manyung Bu Fat Lanjut ke Generasi Ketiga

BANDUNG– Armedia.news – Usaha kuliner legendaris Kepala Manyung Bu Fat resmi membuka cabang pertama di Jawa Barat, Rabu 20 Mei 2026. Cabang ini berlokasi di Jalan Dr. Junjungan, Bandung, dan menjadi langkah ekspansi setelah sebelumnya sukses di Semarang dan Jakarta.

Usaha ini dirintis Bu Fat pada 1969 di Semarang. Kini dilanjutkan generasi kedua, Bu Bekti Mulyani, dan generasi ketiga, Banik Yoandanny. Keluarga menjadi kunci menjaga konsistensi rasa dan pelayanan selama 56 tahun.

Kala Manyung Bu Fat hadir di Bandung untuk memperkenalkan mangut kepala ikan manyung khas Semarang kepada warga Pasundan. Pemilihan Bandung didasari ekosistem kuliner yang kuat dan keterbukaan masyarakat pada cita rasa baru.

“Harapannya warga Bandung bisa paham dengan menunya. Lidahnya manyum aja,” ujar Bu Bekti saat soft opening.

Baca juga :  Kegiatan Siliwangi Santri Camp (SSC) 2026 Di Sponsor Bank Artha Graha resmi ditutup Pangdam III Siliwangi

Pembukaan berlangsung Rabu, 20 Mei 2026, di Jalan Dr. Junjungan, Bandung. Acara diawali dengan santunan anak yatim dari Yayasan Aljabar dan Yayasan Lengkap Sinergi Pondaion Sukabungah sebagai bentuk kepedulian sosial.

Menu utama tetap mangut kepala ikan manyung bersantan dengan bumbu rempah khas. Ikan yang digunakan adalah ikan manyung segar, bukan ikan asin, yang sebelumnya diasap. Selain itu, tersedia pepes, botok, aneka gorengan, dan sambal khas.

“Supaya makanan Kepala Manyung ini bisa makin dikenal banyak orang untuk warga Bandung dan sekitarnya. Monggo mampir di Kepala Manyung Bu Fat, asli Semarang loh,” ajak Banik Yoandanny.

Perjalanan usaha ini berawal dari kebiasaan warga Semarang mengasap ikan manyung. Kepala ikan yang kurang laku diolah Bu Fat menjadi mangut, dan ternyata disukai banyak orang. Momentum besar datang saat usaha ini juara 1 lomba kuliner tingkat Kota Semarang 2008 dan juara nasional 2018 di Jakarta.

Baca juga :  Peduli Pendidikan, Polwan Diktukba Polri Angkatan I Tahun 2003 Gelar Baksos di SDN 3 Tegalsari Ambulu Jember

Bu Bekti juga berharap pemerintah daerah bisa berkolaborasi untuk mendukung pelaku kuliner tradisional agar lebih cepat berkembang.

Dari dapur kecil di Semarang 1969, kini cita rasa mangut kepala ikan manyung siap memanjakan lidah warga Bandung dan sekitarnya.

Redaksi Armedia.News– Menyuarakan cerita di balik rasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tag:

Tinggalkan Balasan

Berita Terpopuler