34.6 C
Jakarta
Kamis, Mei 30, 2024

Polri Siapkan Ambulan Udara Untuk Evakuasi Pemudik ke RS

armedia.news | Jakarta – Polri menyiapkan ambulan udara saat arus mudik dan arus balik mudik Lebaran 2024. Berfungsi untuk pemudik yang membutuhkan pertolongan dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Ini perdana, ambulans udara yang dipersiapkan Polri dalam hal ini ada di Direktorat Polisi Udara. Ada dua unit helikopter yang disediakan, yang fungsinya adalah evakuasi korban. Korban dalam hal ini adalah yang untuk dievakuasi ke RS,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024).

Baca juga :  Puskesmas Kota Bandung Buka 24 Jam Selama Idulfitri 1445 H

Trunoyudo mengatakan, helikopter juga disiagakan di Polda-Polda lain di dekat jalur-jalur mudik. Pengadaan helikopter dikhususkan bagi pemudik yang membutuhkan pertolongan cepat.

“Kemudian mendekat dengan heli yang bisa menjangkau untuk percepatan dan kecepatan setelah dari evakuasi darat ke evakuasi udara, kemudian menuju RS yang memiliki, atau terdekat yang memiliki landasan heli. Kalaupun tidak ada, kita mencari landasan yang bisa dijangkau helikopter, kemudian ada evakuasi darat lagi yang bisa dijangkau RS,” jelas Trunoyudo.

Baca juga :  Kapolresta Bogor : Tawuran Menurun Karena SKCK goes to school

Trunoyudo mengatakan selain pilot dan awak kabin, satu unit helikopter akan dilengkapi tim kedokteran dan perawat. Mereka siaga untuk memberikan pertolongan kepada para pemudik sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Pihak kepolisian juga sudah berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit terkait evakuasi korban. “Tentu kita sudah berkoordinasi dengan stakeholders terkait di antaranya adalah RSPAD Gatot Subroto, RS Cipto Mangunkusumo, RS Pertamina Pusat, RS Siloam, RSU Cengkareng, RS Medistra, RS Polri Soekamto, RS Daerah Koja, dan RS Cempaka Putih,” papar dia.

Baca juga :  Penerapan Ganjil Genap Saat Arus Mudik Lebaran 2024

Hadirnya helikopter medis tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah meningkatnya jumlah pemudik. Karena, lanjut Truno, survei Kementerian Perhubungan memperkirakan potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang atau meningkat 56,4 persen dibandingkan 2023.

“Tentu ini langkah antisipasi, tidak berharap adanya kejadian. Tapi Polri dengan stakeholder melalui Satgas Banops sudah mengantisipasi dengan kedokteran kepolisian,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Berita Populer

Eksplorasi konten lain dari ArMedia Published

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca