armedia.news | Jakarta – Akibat bencana pergerakan tanah yang melanda Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, warga terpaksa melaksanakan salat tarawih di Gedung Olahraga (GOR) desa setempat. Bencana yang terjadi sejak awal Januari 2025 ini telah merusak masjid jami di kampung tersebut, sehingga tidak memungkinkan untuk digunakan.
Pada Jumat, 28 Februari 2025, ratusan warga Kampung Margamulya melaksanakan salat tarawih perdana Ramadan 1446 H di gedung serbaguna kantor desa. Ketua MUI Desa Cikondang, Ustaz Rukmana, menyatakan bahwa kegiatan ibadah selama Ramadan terpaksa dilakukan di gedung serbaguna karena merupakan bangunan yang aman dan paling memungkinkan untuk salat berjemaah.
Meskipun harus melaksanakan salat di lokasi pengungsian, warga tetap khusyuk menjalankan ibadah. Ustaz Rukmana mengungkapkan bahwa ini adalah pengalaman pertama bagi warga untuk melaksanakan salat tarawih di GOR, biasanya mereka melakukannya di masjid.
Selain itu, Koordinator Penanggulangan Bencana Desa Cikondang, Egie Larassandy, menyampaikan bahwa total warga terdampak berjumlah 103 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 271 jiwa. Dari jumlah tersebut, 88 KK atau 223 jiwa harus mengungsi dari rumahnya.
Untuk kebutuhan makan sahur dan berbuka puasa, warga akan memasak bersama di dapur umum yang didirikan di sekitar kantor desa. Warga berharap bencana ini segera berakhir dan mereka dapat kembali ke rumah masing-masing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



