34.6 C
Jakarta
Kamis, Mei 30, 2024

Sepakat Kerja Sama Nissan dan Honda

Jakarta – Nissan Motor dan Honda Motor menjalin kerja sama strategis untuk memproduksi komponen utama mobil listrik. Hal ini dilakukan di tengah ketatnya kompetisi dari BYD hingga Tesla.

Pabrikan Nissan dan Honda boleh jadi rival urusan jualan mobil. Namun baru-baru ini keduanya sepakat untuk menjalin kerja sama dalam memproduksi komponen utama kendaraan listrik sekaligus kecerdasan buatan untuk platform perangkat lunak. Kerja sama ini memungkinkan keduanya meningkatkan skala ekonomi dalam memproduksi kendaraan listrik, demikian diberitakan Reuters.

Seperti diketahui produsen Jepang tengah menghadapi persaingan ketat dari merek China BYD dan juga Tesla. Padahal bicara mobil listrik, Nissan merupakan salah satu pelopor dengan menghadirkan Leaf. Leaf juga sempat menjadi mobil listrik terlaris di dunia. Tapi belakangan persaingan makin ketat, pendatang baru pun kian memikat.

Baca juga :  Cara Mencegah Agar Mobil Tidak Mogok Saat Mudik Lebaran

“Para pemain baru sangat agresif dan membuat terobosan dengan sangat cepat. Kita tidak dapat memenangi persaingan selama kita tetap berpegang pada pemikiran konvensional dan pendekatan tradisional,” ungkap CEO Nissan Makoto Uchida.

Di lain sisi, penjualan Honda juga mengalami penurunan. Penjualan mobil bertenaga baterai Honda juga kontribusinya masih kecil yaitu 0,5 persen dari total penjualan di dunia. Honda tertinggal dari para rival yang sudah menjajakan kendaraan bertenaga baterai murni.

Baca juga :  Toyota Sangat Kuat di Indonesia, Ini Alasannya

Kedua perusahaan itu menandatangani nota kesepahaman yang tidak mengikat untuk melihat kolaborasi potensial tetapi belum menentukan ruang lingkupnya, kata Presiden Honda Toshihiro Mibe.

Uchida menambahkan kerja sama itu terbuka di wilayah mana pun baik di Jepang maupun di luar negeri. Nissan saat ini masih tergabung dengan aliansi Renault dan Mitsubishi Motors. Adapun kerja sama dengan Honda tidak akan berdampak pada aliansi tersebut.

Baca juga :  Tips Persiapan Mudik Menggunakan Mobil Agar Tetap Aman dan Nyaman

Kedua perusahaan akan mengeksplorasi langkah-langkah pemangkasan biaya terutama bila produksi dilakukan dalam jumlah besar. Uchida juga menyebut bahwa Nissan dan Honda terbuka untuk berkolaborasi dengan mitra yang sudah ada.

Honda menargetkan untuk bisa meningkatkan rasio kendaraan listrik dan fuel cell menjadi 100 persen pada tahun 2040. Nissan dan Honda belum membahas soal kerja sama modal, tapi keduanya sangat terbuka.

“Kami diburu waktu dan harus bergerak cepat. Pada tahun 2030 untuk berada di posisi yang baik, kami harus memutuskan sekarang,” ucap Mibe.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Lainnya
spot_img

Artikel TerPopuler

Continue to the category

Eksplorasi konten lain dari ArMedia Published

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca